Ragam

Istimewa, Ketahui Fakta Batu Hajar Aswad yang Diyakini Berasal dari Surga, Disebut Tangan Tuhan

Penampakan batu Hajar Aswad yang mulai meredup cahayanya (sumber foto: twitter @ReasahAlharmain)

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi seorang muslim tentu sangat kenal dengan batu Hajar Aswad. Iya batu yang terletak di Kabah Mekah ini selalu menjadi incaran orang yang menunaikan ibadah haji.

Hampir semua orang yang pergi ke sana ingin menciumnya, jadi banyak orang yang berdesakan untuk berada di depan batu tersebut. Namun, hal itu sangat tidak mudah, loh.

Tetapi bagi Anda yang sudah sempat beribadah haji, tetapi belum pernah melihat batu Hajar Aswad dari dekat. Anda bisa melihatnya di twitter @ReasahAlharmain yakni official milik otoritas Arab Saudi merilis potret-potret batu Hajar Aswad dari jarak dekat, sejak 5 Mei 2021.

Hajar Aswad merupakan batu yang diyakini dari surga, dalam foto yang diunggah tampak begitu jelas dan mengagumkan. Hal ini rupanya merupakan kali pertama dunia dapat melihat foto Hajar Aswad yang sangat dekat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, foto Hajar Aswad ini diambil dengan menggunakan teknologi Fox Stack Panorama. Selain itu, proses pengambilan gambar dengan tingkat ketelitian 49.000 megapiksel tersebut juga memakan waktu sekitar 50 jam. Intip yuk berbagai fakta tentang batu Hajar Aswad.

1. Berasal dari Surga
Dalam sejarahnya, batu Hajar Aswad diyakini oleh umat Muslim sebagai batu yang berasal dari surga. Kata Haja’sendiri memiliki arti batu, sementara Aswad berarti hitam.

Selain itu, batu suci ini juga pertama kali ditemukan oleh Nabi Ismail, dan kemudian diletakaan di sudut Kabbah oleh Nabi Ibrahim.

2. Memiliki Sinar yang Sangat Terang
Banyak yang meyakini jika, pada zaman dahulu kala, batu Hajar Aswad dikisahkan memiliki sinar yang terang. Saking terangnya, batu tersebut dapat menerangi seluruh wilayah jazirah Arab.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, sinar pada batu tersebut semakin meredup hingga berubah menjadi hitam.

3. Memiliki Aroma Khas
Batu yang diyakini dari surga ini memiliki aroma yang unik dan khas. Dalam sejarah penemuannya, aroma wangi alami pada batu Hajar Aswad tersebut bahkan sudah ada sejak awal keberadaannya di dunia.

4. Terletak di Sudut Ka’bah
Batu yang memiliki sinar terang ini terletak di sisi luar sudut timur laut Ka’bah. Keberadaan batu ini juga turut menjadi sunah Rasul saat melakukan tawaf.

Yakni para kaum muslimin disunahkan untuk mencium batu Hajar Aswad. Hal ini juga selalu dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw ketika bertawaf. (frs/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar