Iklan Banner Sukun
Ragam

Inner Critic, Kritik Pada Diri Sendiri yang Mesti Dihindari

(Foto: Icons8 Team, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Anda mungkin sering merasa kurang percaya diri, hingga berakhir kritik pada diri sendiri atau menyalahkan diri sendiri. Rasa kurang percaya diri ini memang kerap datang akibat kurangnya pemahaman dan pengetahuan pada kemampuan diri sendiri. Justifikasi buruk pada diri sendiri itulah yang disebut dengan istilah Inner critic.

Inner critic merupakan pikiran dan perasaan negatif yang ada dalam diri kita. Saat inner critic muncul, biasanya Anda akan cenderung memberikan penilaian yang buruk pada diri sendiri. Hal inilah yang bisa membuat minder dan kurang percaya diri. Inner critic pun muncul dari sendiri karena Anda suka menghakimi terhadap banyak hal termasuk ke diri sendiri juga.

Contoh dari perkataan inner critic misalnya, “pasti dia deh yang menang”, “kan aku nggak ada apa-apanya dibanding dia”, “duh kok bisa sih dia, kenapa aku lebih bodoh,” kalimat itu sebenarnya tidak sehat dan mesti Anda hilangkan.

Inner critic itu juga memiliki beberapa macam seperti: The impostor syndrome, yaitu

saat Anda akan merasa ragu pada pencapaian dan juga kemampuan diri sendiri. Anda sering menganggap pencapaian itu hanya keberuntungan semata.

The self fulfilling prophecy, ketiak Anda terus berkata atau berpikir negatif tentang diri sendiri hingga akhirnya itu benar-benar terjadi. Anda sering berpikir dengan ketakutan yang tidak berujung, padahal pikiran itu bisa jadi kenyataan karena terjadi di bawah alam sadar.

The self sabotaging, yaitu kondisi saat Anda akan menahan diri untuk melakukan hal baru karena takut kalau itu bakalan gagal. Padahal belum dilakukan sudah takut untuk mencoba dahulu, ini juga kebiasaan inner yang tidak baik.

Memang seringkali kita kita suka underestimate pada diri sendiri, dan cenderung berpikir kalau orang lain jauh lebih baik. Padahal jika hendak mencoba, bisa jadi kita bakal lebih baik daripada yang lain. Inner critic itu sebenarnya hanya bayangan dan tidak nyata. Jadi jangan sampai Anda terpengaruh dengan pikiran itu dan tetap yakin pada diri sendiri.

Sebenarnya daripada mengkritik dirimu sendiri, bukannya lebih baik jika Anda beri afirmasi-afirmasi positif. Dengan afirmasi positif ini akan meningkatkan kepercayaan diri, dan kemampuan diri juga. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar