Iklan Banner Sukun
Ragam

Ini Tanda dan Cara Mengatasi Clingy, Keinginan Untuk Selalu Bersama

Ilustrasi orang yang clingy, selalu ingin bersama (Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Clingy merupakan kondisi di mana seseorang ingin selalu bersama. Hal ini lantas yang membuatnya selalu menggantungkan diri pada orang lain. Tak ayal jika dengan kepribadian seperti tersebut membuatnya susah untuk hidup mandiri.

Orang-orang clingy akan merasa kesusahan saat tak ada orang lain yang membantu maupun menemaninya. Hal ini juga tak lepas dari ketidakpercayaan diri terhadap kemampuan yang ia miliki.

Akan ada suatu kondisi di mana mereka akan mengirimkan pesan atu chat secara terus-menerus. Jika tidak segera mendapatkan tanggapan, ia akan merasa curiga dan jadi overthinking.

Ciri lain dari seorang clingy ialah rela untuk membohongi diri, hanya agar bisa bersama. Misalnya dalam sebuah hubungan, ia akan merasa tidak keberatan melakukan suatu hal.

Padahal ia sendiri sebenarnya sangat membenci hal tersebut. Namun, alih-alih menolak, para clingy justru mengiyakannya.

Selain itu, ia biasanya hanya memiliki beberapa teman baik saja. Dirinya tidak suka jika melihat temannya dekat dengan teman yang lain. Bahkan, ia mungkin akan merasa dikhianati saat dirinya tidak dilibatkan dalam suatu hal.

Dengan kepribadian tersebut tentu saja dapat membuat seseorang merasa risih atau bahkan ilfeel. Terlebih jika dilakukan secara terus menerus.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu membangun kepercayaan diri. Tanamkan hal itu, tunjukkan bahwa diri sendiri tetap bisa bahagia tanpa menggantungkan diri dengan orang lain.

Yang tidak kalah penting ialah menghilangkan kecemasan dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang positif. (Fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar