Iklan Banner Sukun
Ragam

Ini Penyebab dan Cara Atasi Gatal pada Vagina

(Foto: Cottonbro, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Rasa gatal pada area vagina tidak hanya membuat para perempuan jadi merasa tidak nyaman. Namun, juga bisa mengakibatkan dampak buruk pada area kewanitaan.

Sebenarnya ada banyak faktor yang membuat vagina jadi terasa gatal, mulai dari yang paling umum hingga berbahaya. Berikut ini beberapa penyebab sekaligus cara mengatasi vagina yang gatal.

Kesalahan ketika mencukur bulu kemaluan

Kulit vagina menjadi terasa halus dan bersih usai dicukur bulu kemaluannya. Namun, ketika bulu tersebut mulai tumbuh kembali biasanya akan terasa sangat gatal.

Hati-hati juga dalam memilih alat pencukur, karena kulit vagina sangat sensitif. Jadi jika alat tersebut tidak bersih dan cara mencukurnya asal-asalan tentu bisa menyebabkan kulit vagina memerah dan terasa seperti terbakar.

Maka untuk mengurangi resiko tersebut disarankan agar tidak mencukur bulu kemaluan hingga habis. Tidak lupa pilih alat cukur yang terbaik. Alternatif lain, bisa mencoba metode bikini wax agar tidak gatal-gatal setelahnya.

Setelah mencukur atau waxing, perlu memberikan lation hypoallergenic agar kulit vagina terlindungi. Perlunya minta rekomendasi teman atau petugas toko untuk mendapatkan produk yang tepat.

Infeksi jamur

Menurut penelitian, tiga dari empat wanita di dunia pernah mengalami infeksi jamur pada vagina, minimal sekali seumur hidup. Hal ini yang kemudian menyebabkan timbulnya rasa gatal.

Infeksi ini biasa terjadi saat ragi candida albicans yang hidup alami di vagina berkembang liar. Tak ayal akibat infeksi seseorang jadi mengalami keputihan abnormal berupa lendir kental berwarna putih keruh.

Cara mengatasi infeksi jamur ringan bisa dengan cara mengoleskan krim anti jamur tanpa harus menggunakan resep dokter. Meskipun begitu, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli obat di apotek.

Iritasi kulit

Iritasi kulit vagina bisa disebabkan karena adanya alergi pada bahan kimia dalam kandungan produk tertentu. Biasanya hal ini tidak membuat gatal, namun juga membuat kulit jadi memerah, bengkak, hingga kulit menebal.

Untuk menghindarinya tentu dengan cara berganti ke produk lain yang sejenis namun memiliki kandungan yang lebih aman. Hal lain yang perlu diperhatikan yakni membilas dan membasuh vagina dari depan ke belakang menggunakan air bersih, terlebih ketika selesai buang air besar maupun kecil. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati