Iklan Banner Sukun
Ragam

Ini Fakta Menarik Soal Bau Badan

[Ketut Subiyanto/pexels.com]

Surabaya (beritajatim.com) – Bau badan kerap membuat orang merasa tidak nyaman bahkan melunturkan rasa percaya dirinya. Alhasil beberapa orang sering menghabiskan produk wewangian seperti deodorant hingga parfum untuk menutupi bau badannya.

Berbeda dengan orang Asia khususnya Korea Selatan (Korsel) mereka dinilai memiliki gen yang membuat mereka tidak memiliki bau badan. University of Bristol, Inggris melakukan riset yang menunjukkan bahwa kebanyakan orang Korsel terlahir dengan mutasi gen yang bisa menangkal bau badan dari tubuh mereka. Lalu sebenarnya apa yang mendasari bau badan setiap orang berbeda-beda? Berikut fakta menarik seputar bau badan:

Keringat sebenarnya tidak bau
Pada dasarnya keringat manusia tanpa pengaruh bakteri tidak menimbulkan bau. Melansir dari She Knows, Rabu (18/8/2021) dr. Amesh Adalja dari Divisi Penyakit Infeksi di Department of Medicine University of Pittsburgh Medical Center and School of Medicine, California, Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa “Bau badan terjadi karena beberapa bakteri yang biasanya berada di kulit Anda menghasilkan zat tertentu dari sekresi kelenjar keringat, sehingga menyebabkan bau tidak sedap,” terangnya.

Setiap orang memiliki aroma tubuh berbeda
Kalau tanpa menggunakan deodorant atau parfum, aroma tubuh yang dihasilkan setiap orang umunya berbeda dengan beberapa orang lainnya. Menyadur dari salah satu sumber, dr. Aaron Braun direktur medis di Signature Care Pusat Darurat di Houston, Texas, AS mengatakan bahwa setiap orang memiliki aroma tubuh yang unik.

“Walaupun kebanyakan manusia tidak menyadarinya, namun hewan (terutama anjing) dapat mengidentifikasi orang dengan aroma tubuh yang dikeluarkannya,” jelasnya.

Pemilihan bahan makanan
Penelitian menunjukkan bahwa vegetarian dan pemakan daging memiliki bau tubuh yang berbeda. Dr. Aaron Braun juga mengatkan bahwa pola diet seseorang menjadi salah satu faktor terbesar pemicu bau badan. “Diet yang penuh dengan rempah-rempah seperti kari atau jintan, apabila mengendap dalam pori-pori kulit dalam kurun waktu lama bisa memengaruhi bau tubuh Anda,” jelasnya.

Kondisi tersebut sama halnya kalau Anda mengonsumsi daging merah. Hal ini karena daging merah memerlukan waktu yang lama untuk dicerna dan membusuk di dalam tubuh. Daging yang membusuk di saluran pencernaan Anda, tentunya akan memengaruhi keringat dan bau badan. [rsf/bj0]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan