Iklan Banner Sukun
Ragam

Ini Cara Meminimalisir Risiko Diabetes Agar Tidak Sampai Komplikasi

Ilustrasi rutin cek gula darah untuk meminimalisir risiko diabetes (Artem Podrez, Pexels)
Ilustrasi rutin cek gula darah untuk meminimalisir risiko diabetes (Artem Podrez, Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Diabetes militus merupakan penyakit dengan ciri khas mengalir seperti madu, atau kencing manis. Penyakit yang ada di seluruh dunia ini ternyata memiliki dampak yang luar biasa. Bahkan 1 dari 10 orang Indonesia berusia 20-60 tahun mengalami diabetes.

Sebenarnya, ada beberapa gejala umum yang dirasakan oleh penderita diabetes. Seperti berat badan menurun, nafsu makan meningkat, hingga air kencing yang jadi lebih banyak. Namun, orang dengan gejala seperti ini menandakan bahwa dirinya telah terlambat 13 tahun.

Maka sebenarnya bukan gejala apa yang perlu diketahui, melainkan menemukan faktor risiko dan cara meminimalisirnya agar tidak semakin parah. Berikut beberapa cara untuk mengurangi risiko diabetes agar tidak sampai komplikasi, di antaranya;

Rutin Periksa Gula Darah

Jika sudah ada faktor risiko, maka lebih rutin untuk melakukan pemeriksaan gula darah. Mulai dari enam bulan sekali cek gula darah puasa dan dua jam setelah makan. Hal ini tentu dapat membuat seseorang lebih waspada.

Lebih banyak gerak dan olahraga

Terlalu sering duduk, nonton, main gadget atau aktivitas yang kurang gerak juga bisa memperburuk risiko diabetes. Tak ayal jika seseorang penderita penyakit ini perlu rutin untuk bergerak dan berolahraga. Paling tidak 150 menit dalam seminggu.

Kurangi asupan karbohidrat

Mengonsumsi karbohidrat yang berlebihan juga tidak baik bagi penderita diabetes. Bahkan, bisa memperburuk risikonya. Maka sangat disarankan untuk mengurangi asupan karbohidrat. Termasuk juga mengonsumsi camilan-camilan yang mungkin sedang kekinian.

Hindari sesuatu yang bisa membuat stres

Kondisi stres cenderung membuat imun seseorang turut menurun. Hal ini lantas menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan risiko diabetes. Bahkan, akan lebih parah lagi jika seseorang mengatasinya dengan banyak mengonsumsi makan makanan tidak sehat. (Fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar