Iklan Banner Sukun
Ragam

Ini Alasan Orang Korea Makan Tahu Setelah Keluar dari Penjara

Screen shoot drama korea uncontrollably fond

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak scene drama korea yang memperlihatkan adegan makan tahu saat pemainnya baru keluar dari penjara. Tapi tahukah Anda mengapa mereka harus makan tahu setelah dipenjara?

Melansir dari laman Dramasrok, Sabtu (18/9/2021) masyarakat Korea mempercayai tahu pertama kali muncul sekitar akhir periode Goryeo (918-1392). Pada masa itu, tahu digunakan dalam masakan kerajaan, tetapi rakyat biasa juga membuat tahu di rumah mereka. Jadi ada kemungkinan bahwa kebiasaan itu dimulai sejak dinasti Joseon.

Alasan mudah mengapa orang Korea makan tahu setelah keluar dari penjara adalah untuk mengobati kekurangan gizinya. Makanan penjara tidak bergizi, bahkan rakyat biasa di masa Joseon sering berjuang melawan kekeringan dan kelaparan. Selain itu kekurangan beras terkadang menjadi masalah sehingga raja harus melarang beras digunakan untuk membuat anggur beras yang difermentasi atau Makgeolli. Hal ini karena tidak ada cukup beras untuk dimakan, bahkan para petani pada masa itu mengonsumsi bubur jelai untuk menggantikan beras.

Selain itu patriot Korea yang dipenjara selama pendudukan Jepang pada awal abad ke-20 juga tidak diberi makan dengan baik. Jadi ketika mereka keluar dari penjara mereka menderita kekurangan gizi. Meski lapar, mereka tidak bisa makan terlalu banyak. Jadi mereka diberi tahu karena kaya akan protein dan lembut di perut serta mudah dicerna.

Jadi tahu memiliki makna simbolis mengubah hidup menjadi lebih baik dan menjauhi kejahatan. Namun dalam drama, dapat digunakan untuk efek dramatis untuk menunjukkan pikiran atau kepribadian karakter. Selain itu makan tahu setelah keluar dari penjara juga bermakna membuka lembaran baru, dan sebagai semacam jimat keberuntungan untuk melindungi agar tidak masuk lagi.

Bukan hanya tahu saja yang dikaitkan dengan penjara, namun kedelai juga demikian. Jika seseorang bertanya kepada Anda, ‘apakah Anda ingin nasi dengan kedelai?’ frasa ini sebenarnya berarti ‘apakah Anda ingin masuk penjara?’ Hal ini karena setelah masa kolonial, kedelai dan nasi merupakan makanan khas penjara di Korea untuk membuat makanan lebih bergizi. Jadi di Korea, nasi yang dimasak dengan kedelai dikaitkan dengan penjara. [rsf/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar