Iklan Banner Sukun
Ragam

Ingat Eric ‘King’ Cantona? Ini Alasan Ia Pensiun Dini

(Foto: Twitter, @Cantona_276)

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi penggemar klub Manchester United, mungkin tidak asing dengan legenda mereka yaitu Eric ‘King’ Cantona. Cantona merupakan salah satu pemain dengan penampilan fantastis pada masanya.

King Eric juga dikenal karena memiliki sifat yang temperamen dan sering membuat kontroversi. Kendati begitu, sosok Cantona tetaplah memiliki tempat di hati penggemar Man.United.

Memiliki karir cemerlang bersama The Red Devils, lalu mengapa Eric Cantona justru pensiun di usia 30 tahun yang tergolong masih muda bagi seorang pemain sepak bola? Itu terjadi di akhir musim 1996/97, tidak ada yang menyangka bahwa Eric King Cantona akan pensiun secepat itu.

Padahal, di musim sebelumnya King Cantona bahkan masih tampil sangat baik dengan raihan 15 gol dan 16 assist. Keputusan mengejutkan itu membuat Alex Ferguson sangat kehilangan. Bahkan, saat Cantona putuskan untuk pensiun dirinya sempat menuliskan surat kepada Fergie.

Dalam surat itu, ada kalimat yang sangat menyentuh hati Sir Alex yang merindukan sosok Cantona di skuad Man United. Ketika kami memulai latihan, saya masih tetap menunggu Anda (Cantona) untuk datang seperti biasa, namun sepertinya itu hanyalah harapan yang takkan terwujud” sebagaimana dilansir dari media Independent.

Pemain asal Prancis itu pernah mengatakan alasan ingin pensiun dari dunia sepakbola karena ia sudah tidak memiliki gairah untuk bermain sepakbola. Cantona juga mengaku tidak ingin level permainannya turun karena faktor umur.

Dalam wawancara sebagaimana dilansir dari Inside United pada 2019 silam Cantona menerangkan, “Saya menyukai permainan (sepakbola), tetapi saya tidak lagi memiliki hasrat untuk tidur lebih awal, tidak pergi keluar dengan teman-teman saya, tidak minum, dan tidak melakukan banyak hal lain, hal-hal yang saya sukai dalam hidup.”

Menariknya, dalam wawancara yang sama bersama Inside United, Cantona juga mengungkapkan bahwa dia berhenti menonton sepak bola selama beberapa tahun setelah dia gantung sepatu. “Sepak bola itu seperti obat, dengan adrenalin. Saya harus menjauhinya, makanya saya tidak menonton sepak bola,” terang king Eric. Itulah alasan pemain yang beringas sekaligus cekatan di masa jasanya, namun buru-buru gantung sepatu. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar