Iklan Banner Sukun
Ragam

Ikan Buntal, Apakah Aman untuk Dikonsumsi? Simak Penjelasan Ahli Perikanan Berikut

Sumber: freepik.com

Surabaya (beritajatim.com) – Beberapa unggahan soal mengenai makan ikan buntal sempat viral di media sosial melalui Twitter. Bahkan, ada akun memberikan caption bahwa makan ikan buntal menjadi favorit mereka dengan tambahan nasi terasa lebih menarik.

Mengenal tentang Ikan buntal sebagai salah satu jenis ikan yang memiliki tubuh panjang dan meruncing dengan kepala bulat. Fakta menarik dari ikan ini akan menggembungkan tubuhnya saat dia sedang terancam oleh predator sehingga ikan buntal menggembungkan diri hingga tiga kali lebih besar dari ukuran normal dengan memenuhi rongga perutnya dari udara.

Sebagian besar spesies ikan yang ditemukan di perairan laut tropis dan subtropis. Tapi, ada beberapa spesies lain dapat hidup di air payau bahkan air tawar. Hanya saja, kadangkala konsumsi ikan buntal mendapatkan berbagai pertanyaan mengenai keamanan. Alasannya, ikan buntal termasuk salah satu jenis ikan berbahaya beracun dan mematikan.

Jumlah komentar dari unggahan mengenai Ikan Buntal mencapai 688 warganet dan 316 akun membagikan postingan dan 2.669 pengguna Twitter menyukai.

Ikan Buntal, Apakah Aman untuk Dikonsumsi?

Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Dr Mohammad Mukhlis Kamal menyampaikan jika ikan buntal memiliki nama umum dari Ordo Tetraodontiformes. Secara umum, Ordo berada dalam dua famili utama, yaitu Tetraodontidae (puffer fish dengan empat gigi) dan Diodontidae (spine puffer fish dengan dua gigi).

Selain itu, Mukhlis menambahkan jika ikan-ikan yang memiliki racun akan tergolong sebagai vertebrata paling beracun di dunia. Salah satu contoh yang terkenal adalah “fugu” (Takifugu obscurus) termasuk ikan yang sangat beracun dan mematikan. Tapi, secara terbatas dalam pantauan ketat, ikan masih dapat dikonsumsi.

Hanya saja, seseorang memang membutuhkan skill khusus dalam mengolah ikan sehingga dapat dikonsumsi sebagai sushi, khas makanan ikan Jepang. Bahkan kita harus lebih hati-hatinya, menurut seluruh anggota keluarga kerajaan Jepang dilarang oleh undang-undang untuk mengkonsumsi ikan ini.

Selain itu, setiap tahun di Jepang, ada orang meninggal akibat keracunan setelah makan ikan buntal. Namun, ikan buntal anggota Diodontidae (puffer spine fish) merupakan ikan yang tidak beracun ketika dikonsumsi. Tapi, ikan ini memiliki tubuhnya berduri dan beracun sehingga melukai kulit. (PRD/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar