Iklan Banner Sukun
Ragam

Hindari Menyikat Gigi yang Salah, Justru Dapat Menyebabkan Penyakit Mulut

Gunakan sikat gigi dengan bulu lembut, dan hindari bagian gusi. (Sumber foto: Pixabay)

Surabaya (beritajatim.com) – Apakah Anda sudah menyikat gigi dengan benar? Yaps, seperti saran dokter jika menyikat gigi dianjurkan minimal 2 kali dalam sehari. Selain itu, jangan lupa untuk menyikat lidah maupun disela-sela gigi.

Karena jika Anda salah dalam menyikat gigi bisa – bisa membuat peluang bakteri untuk menghadirkan masalah di dalam mulut.

Tak hanya itu, jika asal sikat saja Anda malah bisa merusak gigi dan perlekatan gusi juga. Oleh karena itu, Anda harus tahu bagaimana teknik menyikat gigi yang benar dan tepat.


Selain itu, ketika mulut penuh kotoran yang menempel di gigi, bakteri tersebut akan tumbuh menjadi bio film menurut ketua oral biology di University at Buffalo-School of Dental Medicine, Frank A. Scannapieco, DMD, PhD.

Jadi idealnya, menyikat gigi dilakukan untuk menghilangkan lapisan bakteri. Karena jika tidak, bakteri tersebut dapat merusak gusi dan membuat gigi menjadi berlubang seiring waktu.

Berikut ketahui beberapa kesalahan umum yang mungkin saja Anda lakukan terkait menyikat gigi, dikutip dari Livestrong.

Salah satu kesalahan paling dasar adalah terlalu fokus pada bagian atas saat menyikat gigi, dan menhindari gusi. Padalah menurut Dr. Scannapieco Anda harus fokus pada garis gusi, yakni area tumbuhnya bakteri.

Tidak hanya itu, jika plak dibiarkan menempel di samping atau di bawah gusi akhirnya dapat menyebabkan radang gusi atau gingivitis yang merupakan tahap awal penyakit gusi.

Selain itu, bulu sikat yang terlalu keras dapat merusak gusi, terutama jika Anda menggunakannya berulang kali selama bertahun – tahun. Jadi Anda bisa memilih sikat dengan bulu lembut, lantaran lebih ramah bagi gusi. Sekaligus dapat menghilangkan biofilm yang mengandung bakteri sebelum mengeras menjadi karang gigi.

American Dental Assiciation (ADA) merekomendasikan pembersihan di sela-sela gigi sekali sehari, dapat menggunakan benang permbersih interdental atau flosser.

Tetapi bagi Anda yang memakai kawat gigi, disarankan untuk menggunakan water flosser.

ADA juga menyarankan untuk menyikat gigi minimal 2 menit, selain itu menurut Dr, Scannapieco merekomendasikan untuk menghindari menyikat gigi sekitar 30 detik. Lantaran dirasa tidak cukup bersih. (frs/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar