Ragam

Hindari Hal-hal Berikut Saat Memberikan Pertolongan Pertama

(Foto: Roger Brown, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Pertolongan pertama adalah hal krusial yang penting dilakukan karena akan mempengaruhi kondisi pasien. Niat baik memberikan pertolongan pertama tidaklah cukup untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu dilakukan dalam sebuah emergensi:

Jangan Gosok Mata

Ketika mata kita kemasukan debu, tangan kita reflek akan ingin menggosoknya. Faktanya, melakukan hal tersebut sangatlah berbahaya karena dapat menyebabkan iritasi atau bahkan yang lebih buruk objek asing lainnya akan terjebak di mata kita. Yang perlu dilakukan ketika mata kita kemasukan debu adalah dengan berkedip beberapa kali untuk membiarkan air mata kita secara alami membersihkan debu tersebut.

Memberikan Kompres Dingin pada Bagian Tubuh yang Terkilir

Biasanya orang-orang akan memberikan kompres hangat jika ada bagian tubuh yang terkilir karena kompres hangat tersebut akan terasa nyaman. Sayangnya, kompres hangat yang diberikan hanya akan memperburuk inflamasi. Itulah mengapa kita harus menghindari memberikan kompres hangat pada bagian tubuh kita yang terkilir. Yang perlu dilakukan saat kita terkilir adalah dengan memberikan kompres dingin ke bagian tubuh yang terkilir selama 15-20 menit.

Jangan Menengadahkan Kepala Ketika Mimisan

Jika kita menengadahkan kepala ketika mimisan, akan ada kemungkinan darah mimisan kit akan masuk ke saluran esofagus, yang berpotensi membuat kita tersedak, batuk, dan memicu permasalahan pernafasan lainnya. Yang harus kita lakukan adalah menekan hidung dengan jempol dan jari telunjuk kita sambil duduk tegak selama sekitar 15 menit. Jika mimisan tidak berhenti dalam 30 menit, segera temui bantuan profesional.

Berhenti Memberikan Pasta Gigi dan Es Batu pada Luka Bakar

Memberikan pasta gigi dan es batu pada luka bakar secara langsung akan menimbulkan kerusakan jaringan. Yang harus kita lakukan adalah dengan membasuh luka bakar di bawah air yang mengalir selama 20 menit. Setelah itu, kita bisa mengaplikasikan salep untuk luka bakar atau pergi ke dokter.

Pergi ke Rumah Sakit Terdekat Tidak Selalu Benar

Memilih rumah sakit terdekat untuk situasi emergensi tidaklah selalu benar. Kita harus bijaksana dalam memilih rumah sakit. Keputusan ini sangatlah penting karena rumah sakit terdekat tidaklah selalu memiliki fasilitas yang dibutuhkan. (dwp/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar