Iklan Banner Sukun
Ragam

Hati-Hati Saat Berinvestasi, Ini Enam Kesalahan yang Dilakukan Investor Menurut Warren Buffett

Pixabay.com

Surabaya (beritajatim.com) – Siapa yang tidak kenal dengan Warren Buffet, iya merupakan seorang investor terbesar di dunia yang telah berinvestasi sejak umur 11 tahun. Selama 80 tahun perjalanan investasi Buffet, tentu saja tidak berjalan mulus ada kesalahan-kesalahan yang dilakukannya dan mungkin juga dilakukan oleh investor biasa. Nah berikut ini ada 6 kesalahan yang dilakukan investor dan bisa anda pelajari untuk menghindarkan dari kesalahan fatal

Lalai dan ragu pada saham yang sudah dipelajari

Buffet pernah mengatakan bahwa kesalahan yang ia lakukan yaitu ia ragu saat membeli Saham walmart pada tahun 80an dan 90an. Keraguan ini membuat Berkshire hathaway kehilangan kesempatan untuk menghasilkan lebih dari 10 miliar dolar.

Keluar masuk di pasar saham hanya karena melihat berita baik atau buruk

Headlines dan narasi berita bisa saja berubah ubah menjadi baik ataupun buruk dalam waktu singkat. Sebagai investor yang keluar masuk pasar hanya karena ada berita baik atau buruk biasanya tidak akan menghasilkan hasil yang cukup memuaskan baik dalam jangka panjang.

Beli saham yang murah tapi Poor quality

Buffet juga pernah mengatakan bahwa ia melakukan kesalahan ketika membeli Berkshire Hathaway, dulunya itu merupakan perusahaan tekstil yang buruk namun dijual dengan amat sangat murah. Namun selama 20 tahun Buffet stuck di berkshire Dan ia juga mengatakan seharusnya dia bisa keluar dari bisnis tekstil itu lebih cepat.

Beli saham yang bagus tapi cuma sedikit

Jika Anda menemukan sebuah saham yang bagus dan dijual dengan harga yang reasonable atau murah jangan ragu untuk masuk dengan jumlah besar. Karena saham bagus itu tidak banyak dan kesempatan seperti itu juga tidak sering muncul.

Buy High sell low

Banyak orang yang masih membeli ketika harganya sedang naik dan beramai-ramai membelinya, lalu dijual ketika sahamnya sedang turun. Hal ini dilakukan tanpa mereka pahami the Undrelying business. Itu merupakan perusahaan di balik lembar saham, maka dari itu pelajari dan pahami bisnis nya jangan hanya ikut- ikutan.

Menunggu market crash

Menunggu market crash mungkin saja membutuhkan waktu lama dan tidak ada yang tahu kapan akan terjadi lagi, Maka jika Anda menemukan bisnis yang anda sukai dan harganya cukup masuk akal jangan ragu dan menunggu market crash untuk membelinya. [ptr/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar