Iklan Banner Sukun
Ragam

Hati-Hati, Posisi Tidur Ibu Hamil Dapat Pengaruhi Keselamatan Janin

(Foto: Willsantt, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Hamil memang peristiwa spesial. Bukan hanya bagi ibu hamil tetapi jugta bagi seluruh keluarga. Sebab, semuanya sedang menyambut kehadiran keluarga baru yang sedang ada dalam kandungan.

Namun, perlu diperhatikan. Sebab, banyak hal baru dan hati-hati dilakukan ibu ketika sedang hamil. Sebab, akan memberikan pengaruh pada kondisi janin.

Umumnya ibu hamil akan mengalami perasaan tidak nyaman ketika hendak tidur. Hal ini selain karena beban rahim yang semakin berat juga karena ukuran rahim yang membesar hingga mendorong organ-organ dalam perut, seperti hati, lambung, paru-paru, hingga jantung. Kemudian itu yang membuat pernafasan pun semakin terasa sesak.

Perasaan tidak nyaman tersebut biasanya akan mulai terasa ketika ibu mulai memasuki masa kehamilan pada trimester kedua ke trimester ketiga, atau sekitar enam bulanan. Jika sudah demikian maka dokter pun menyarankan agar ibu hamil tidak lagi tidur dalam posisi telentang apalagi tengkurap.

Sebenarnya telentang masih diperbolehkan dengan syarat posisi punggung tidak seluruhnya menempel pada tempat tidur. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan sandaran seperti guling atau bantal. Paling tidak posisi 45 derajat atau tidur semi duduk. Ini dikarenakan adanya pembuluh besar di balik rahim yang berfungsi mengaliri darah ke janin.

Jika ibu tidur telentang tentu pembuluh darah tersebut akan tertekan oleh janin. Hingga akhirnya mengakibatkan aliran darah terganggu atau bahkan bisa berdampak fatal pada kehidupan janin nantinya. Posisi yang disarankan untuk ibu hamil yang ingin tidur ialah miring.

Posisi miring pun disarankan untuk ke arah kiri. Hal ini lagi-lagi berkaitan dengan pembuluh darah. Arteri yang terdapat dalam tubuh bagian kiri dan memiliki sifat yang kokoh, tak ayal menjadi alasan mengapa ibu hamil kerap direkomendasikan tidur pada posisi ini. Karena jika tertekan pun setidaknya tidak menganggu aliran darah pada janin.

Ini juga dapat membantu ibu hamil dalam mengurangi pembengkakan pada kaki dan tangan. Karena posisi ini dapat membantu ginjal dalam mengeluarkan zat sisa dan cairan dari dalam tubuh.

Namun, berbeda dengan pembuluh darah balik atau vena, yang letaknya ada di sebelah kanan dan sifatnya yang tidak kokoh. Maka, jika sang ibu miring ke kanan memungkinkan pembuluh darah tersebut ikut terganggu. [fyi/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati