Iklan Banner Sukun
Ragam

Hamster Kesayangan Mudah Mati? Ketahui Perawatan yang Tepat Berikut Ini

(Foto: Sharon Snider, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Ukurannya yang kecil dengan bulu yang kerap memiliki kombinasi warna menarik, membuat hamster jadi hewan peliharaan yang banyak diminati. Wajahnya yang imut dan tingkahnya yang lucu juga menjadi faktor lain ia sering dipelihara.

Namun, beberapa orang kerap mengatakan bahwa hamster peliharaannya tidak berumur panjang bahkan menimbulkan bau pesing yang menyengat. Jika hal iti terjadi, bisa jadi karena kalian yang belum benar dalam merawatnya.

Kandang

Alih – alih menggunakan kandang yamg terbuat dari plastik atau jeruji kawat, ada baiknya kaliam memilih aquarium kaca. Tentunya dengan ukuran yang luas agar hamster bisa berlarian dan bermain kesana-kemari, luas lantai minimal 60cm. Berbeda dengan hewan lain, kandang ideal untuk hamster butuh alas. Alas ini berfungsi untuk menyerap urine dan memberikan kehangatan. Idealnya, tebal alas hamster minimal 2 inci atau 5 cm.

Beberapa jenis alas hamster yang bisa kalian gunakan seperti pasir kayu, pasir mineral, pasir kertas atau serutan aspen. Beberapa orang juga banyak yang menggunakan serbuk kayu, namun ternyata jenis tersebut tidak disarankan karena akan menyebabkan gangguan kesehatan pada hamster.

Agar tidak bau

Bau tidak sedap yang menyengat tentu bukan tanpa sebab, biasanya berasal dari urin hamster yang tidak dibersihkan teratur. Selain itu, bisa juga berasal dari makanan yang busuk yang ditimbun oleh hamster dengan niatan untuk simpanan makanan.

Beberapa orang beranggapan bahwa bau yang timbul berasal dari tubuh hamster sehingga mereka memilih untuk memandikan hamster dengan air. Padahal, hamster merupakan hewan yang berhabitat di gurun, memandikan hamster dengan air berlimpah secara langsung bisa memicu pneumonia.

Oleh karena itu, kalian cukup membersihkan kandang secara rutin, mengganti pasir yang digunakan sebagai alas, minimal seminggu sekali.

Makanan

Sebagai hewan herbivora, biji bunga matahari memang terkenal sebagai pakan untik hamster, namun ternyata memgonsumsi biji bunga matahari saja bisa membuat hamster mengalami obesitas. Alangkah baiknya untuk menyeimbangkan asupan gizi, dengan buah, sayur, dan pelet khusus.

School of Veterinary Medicine menyarankan untuk tidak mencampur pelet dan biji-bijian. Sebab, hamster akan cenderung memilih biji-bijian yang nutrisinya kurang lengkap dibandingkan dengan pelet. Berikan hamster makan setiap hari dengan mengisi tiga perempat mangkuknya.

Hamster juga boleh sesekali makan sayuran seperti wortel, labu, brokoli, kembang kol, timun, bayam, dan lain-lain. Berikan dalam bentuk potongan kecil-kecil yang dapat dimakan hamster dengan mudah. Hindari memberikan buah-buahan untuk hamster karena kandungan tinggi gula sulit untuk dicerna oleh perut hamster yang sensitif. [mnd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar