Iklan Banner Sukun
Ragam

Hal Berikut Ini Menggambarkan Soal Metaverse, Apa Itu?

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi Anda penggemar marvel cinematic universe mungkin pernah mendengar istilah multiverse. Multiverse adalah universe pada MCU yang memungkinkan superhero dari universe lain berpindah ke suatu universe. Di dunia nyata, ada istilah metaverse, diterjemahkan secara bebas dalam bahasa Indonesia berarti dunia yang melampaui kenyataan sekarang ini dan berbasis dunia virtual dengan dilengkapi berbagai teknologi sehingga manusia bisa hadir.

Di dunia mode telah muncul diskusi tentang metaverse, meski masih dipahami sebagai ruang tiga dimensi. Mereka memiliki ide untuk menjual baju digital yang bisa digunakan di dunia meta itu. Orang yang muncul sebagai avatar berbelanja kemudian membeli baju serta mengenakan yang mereka belanjakan di dunia digital.

Sebenarnya untuk memahami dunia meta itu tidaklah begitu rumit. Selama ini Anda memiliki akun-akun di media sosial dan berinteraksi dengan orang lain. Eksistensi fisik ada, eksistensi virtual pun ada.

Dunia virtual tersebut yang kemudian dikembangkan oleh perusahaan teknologi dan kemudian dilengkapi dengan teknologi realitas virtual (virtual reality atau VR) serta realitas yang ditambahkan (augmented reality atau AR) menjadi metaverse.

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang metaverse di dunia nyata. i, soal perusahaan yang sudah mulai berinvestasi ke metaverse. Perusahaan yang sudah berinvestasi ke metaverse diantaranya Facebook, Microsoft, Nvidia, dan Epic Games.

Kedua, realitas virtual sekarang adalah tahap awal dari metaverse. Pandemi yang jadi penyebab orang lebih sibuk di dunia virtual juga mendorong orang untuk memikirkan kehidupan baru di luar dunia nyata ini. Kenyataan metaverse akan segera terwujud jika manusia telah menghabiskan banyak waktu untuk berkegiatan secara virtual.

Ketiga, kemunculan istilah metaverse pertama kali. Kata “metaverse” merupakan gabungan dari dua kata yaitu “meta” berarti di luar dan “universe” atau alam semesta. Istilah itu biasanya digunakan dalam menggambarkan konsep interaksi internet di masa depan, terdiri dari ruang virtual tiga dimensi yang sangat detail, lalu dihubungkan pada dunia virtual yang dirasakan.

Istilah metaverse ini pertama kali muncul dalam novel fiksi sains karya Neal Stephenson pada 1992 yang berjudul Snow Crash. Novel itu sebenarnya berkisah tentang futuristik, yang sedikit menggambarkan tentang masa depan umat manusia. [dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar