Iklan Banner Sukun
Ragam

Bulan Suci Ramadan

Gus Muhdlor Ajak Warga Sidoarjo Makmurkan Masjid

Sidoarjo (beritajatim.com) – Menjelang tibanya bulan suci Ramadan 1443 H/2022, Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengajak warga Sidoarjo memakmurkan masjid. Memperbanyak ibadah di bulan yang penuh berkah dan ampunan.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Muhdlor dalam meresmikan Masjid Sirojul Munir di Dusun Turi Pinggir Desa Berbek, Kecamatan Waru, Selasa (29/3/2022) malam.

Gus Muhdlor mengatakan bahwa untuk membangun dan memakmurkan masjid dibutuhkan semangat gotong royong. Menurutnya hal seperti ini menjadi salah satu kearifan lokal atau local wisdom warga Sidoarjo, khususnya masyarakat di Kecamatan Waru.

“Alhamdulillah, masjidnya sudah bagus. Kini perlu dilanjutkan dengan menumbuhkan semangat beribadah individual untuk menambah ketaqwaan kepada Allah SWT, dan ibadah sosial untuk kesejahteraan serta kemaslahatan umat,” ujarnya.

Peresmian. Gus Muhdlor melakukan pengguntingan pita

Lanjut putra KH. Agoes Ali Masyhuri, pengasuh Ponpes Progresif Bumi Sholawat ini, pandemi Covid-19 sudah berjalan dua tahun ini. Saat ini kegiatan masyarakat sudah mulai dibuka perlahan-lahan. Oleh karenanya di bulan Ramadan tahun ini, dirinya mengajak masyarakat Sidoarjo menciptakan Ramadan yang seutuhnya dengan memakmurkan masjid. Seperti dengan menggelar berbagai kegiatan keagamaan didalam masjid.

“Atas nama pemerintah daerah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat kepada segenap panitia pembangunan Masjid Sirojul Munir, mari dalam satu barisan kita ciptakan ramadan yang seutuhnya, memakmurkan masjid dengan kegiatan keagamaan tadarus dan pengajian, Insya Allah segala upaya yang saudara lakukan akan bernilai kebaikan disisi Allah SWT,”sampainya.

Gus Muhdlor juga berharap peresmian masjid kali ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kegiatan beribadah. Apalagi tidak lama lagi umat Muslim akan menyambut bulan suci Ramadan. Syiar Ramadan khususnya di Kecamatan Waru wajib lebih di hidupkan lagi. Namun wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19, termasuk di rumah ibadah.

“Saya harapkan pembangunan masjid ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah dan tempat berkumpul nya umat muslim saja, tetapi memiliki peranan penting lainnya dalam membangkitkan semangat kerohanian dan keimanan,” pungkas alumni Unair Surabaya itu. [isa/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar