Iklan Banner Sukun
Ragam

Guru-Guru Terbaik Sepanjang Masa yang Punya Peran Besar Pada Pendidikan Indonesia

(Foto: Immo Wegmann, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Jika para tentara adalah pahlawan yang diberikan tanda jasa dan berjuang di medan perang. Guru adalah pahlawan yang berperang melawan kebodohan. Mereka tak diberikan tanda jasa layaknya para tentara dan panglima. Namun, perannya tak bisa dipandang sebelah mata.

Indonesia pun punya beberapa sosok guru yang dianggap sebagai ikon dan merupakan guru-guru terbaik yang pernah ada. Inilah tokoh guru yang memiliki peran besar dalam dunia pendidikan Indonesia.

Ki Hajar Dewantara

Bapak Pendidikan Indonesia yang berjuang dalam kemerdekaan bangsa mendedikasikan hidupnya bagi pendidikan khususnya kaum primbumi di masa penjajahan Belanda. Bukan hanya itu, ia mendirikan Ia Taman Siswa sebagai suatu lembaga pendidikan sehingga memberikan kaum pribumi untuk memperoleh hak pendidikan.

Faktanya, dulu hanya kaum para priyayi maupun orang-orang Belanda yang mendapatkan itu. Namun, Ki Hajar Dewantara membuat dan mengembangkan sistem pendidikan di Indonesia.

Pak dan Ibu Kasur

Tokoh legendaris di Indonesia dengan nama asli Soerdjono yang dikenal Pak Kasur dan ibu Sandiah yang dikenal sebagai Ibu Kasur. Mereka menikah pada tahun 1946 di Yogyakarta kemudian menjadi melakukan siaran anak-anak di RRI Jakarta.

Peran bagi pendidikan yang dilakukan Pak Kasur dan Ibu Kasur sebagai pelopor pendidikan prasekolah di Indonesia. Kecintaan mereka pada anak-anak menjadi alasan berdirinya taman kanak-kanak. Di tahun 1968, ketika Pak Kasur pensiun, Taman Kanak-kanak Mini yang di rumah mereka pada Jalan H. Agus Salim, Jakarta, diresmikan.

Selain itu, kedua pasangan ini gemar menciptakan lagu anak-anak. Hingga saat ini, Pak Kasur sudah membuat sekitar 140 lagu anak-anak dan Bu Kasur menciptakan 20 lagu. Beberapa lagu ciptaan yang terkenal adalah “Balonku”, “Dua Mata Saya”, dan “Lihat Kebunku”

Seto Mulyadi

Sosok yang dikenal sebagai pembawa acara TV bertema anak-anak. Kita biasanya menyapa dengan panggilan Kak Seto. Beliau adalah tokoh yang mendirikan sekolah alternatif bernama Homeschooling di tahun 2007. Homeschooling sendiri sebuah sistem pendidikan atau pembelajaran yang diselenggarakan di rumah yang merupakan sekolah alternatif yang menempatkan anak-anak sebagai subjek.

Konsep ini membuat anak-anak merasa nyaman belajar sesuai dengan keinginannya, kapan saja, dengan siapa saja bahkan ketika di rumah. Sistem Homeschooling sifatnya fleksibel dalam melakukan aktivitas.

Najeela Shihab

Najeela Shibab memandang bahwa pendidikan sebagai kekuatan untuk mengubah dan mempengaruhi masyarakat. Awal mulanya ketertarikan Najelaa Shihab membuat dia menjadi sosok yang fokus mempelajari bidang psikologi khususnya pendidikan anak.

Hal ini membuat Najelaa Shibab mencetuskan gagasan pendidikan di Indonesia dengan semboyan “semua murid, semua guru”. Dari situlah, dia mendirikan Sekolah Cikal di tahun 1999 ketika sedang mengambil gelar master di bidang psikologi. Ia juga membuat beberapa program seperti Program Guru Berbudi, Teman Belajar, Dukung Belajar, dan Sahabat Inibudi. [prd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar