Iklan Banner Sukun
Ragam

Greget Banget, Pria Ini Sampai Pasang Iklan Cari Jodoh

Surabaya (beritajatim.com) – Maraknya platfrom pertemanan seperti Tinder, TanTan maupun Bumble yang memungkinkan penggunanya untuk berkenalan dan menemukan pasangan. Namun ternyata, platfrom-platfrom tersebut dirasa tidak cukup jitu bagi seorang bujangan asal London satu ini.

Pria ini bujang ini mengambil langkah-langkah ekstrim untuk meningkatkan peluangnya menemukan seorang istri. Ia menyewa spanduk iklan kereta bawah tanah di Ibu Kota Inggris untuk mendapatkan eksposur sebanyak mungkin.

Sepanjang jalan stasiun kereta bawah tanah Oxford Circus di London selama beberapa hari terakhir, terpampang beberapa spanduk iklan yang tidak biasa di dinding. Iklan itu memperlihatkan seorang pria berjas merah muda yang tampaknya sedang mencari istri yang cocok.

Pria itu adalah Jeevan Bhachu, 31, dan dia ingin semua orang tahu keseriusannya. Jeevan benar-benar ingin menikah, dan karena pandemi telah membuat kencan konvensional bermasalah, dia memutuskan untuk melakukan pendekatan yang ajeg.

“Best Indian you will takeaway,” salah satu spanduk iklan yang disewa Bachu dengan berani untuk menyatakan maksudnya. Meskipun menarik, awalnya iklan ini ditolak oleh pihak agensi reklame transportasi di London.

Mereka beranggapan bisa saja iklan itu membuatnya bermasalah dengan Transport for London karena bisa menimbulkan kontroversi. Juga mengklaim itu melanggar aturan mereka terhadap iklan makanan cepat saji.

Tetapi akhirnya mau memasang iklan itu setelah Jeevan menjelaskan proyeknya tidak ada hubungannya dengan takeaways.

Dikutip dari Odditycentral.com, Bachu mengatakan bahwa dia berpikir untuk menggunakan spanduk iklan luar ruang tetapi akhirnya memutuskan bahwa stasiun kereta bawah tanah lebih efektif, karena iklan di sini cenderung mendapatkan lebih banyak perhatian dari orang-orang yang menunggu kereta mereka tiba.

Dia membayar sekitar 2.000 poundsterling (Rp37 juta) untuk dua spanduk selama dua minggu. Hanya dalam beberapa hari, dia sudah memiliki lebih dari 50 kandidat.

“Bagi saya, bahkan untuk mendapatkan satu tanggapan yang tulus adalah tujuannya,” kata Bachu. “Saya tidak mencari ratusan, saya hanya mencari ‘satu'”.

Situs web yang spanduknya mendorong pelamar untuk mengunjungi menyatakan bahwa bujangan muda itu mencari “seseorang yang berorientasi keluarga, rendah hati, dan ingin memanfaatkan hidup sebaik-baiknya. Menghargai humor dan tidak menganggap hidup terlalu serius adalah kuncinya.”

Bagi anda yang merasa mengunduh aplikasi Tinder ataupun Bumble belum mendapatkan hasil yang maksimal dalam pencari jodoh, sepertinya anda bisa meniru usaha Bachu yang eksentrik ini. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar