Iklan Banner Sukun
Ragam

Film “Mencuri Raden Saleh” Banjir Penonton, Inilah Alasannya

Surabaya (beritajatim.com) – Sudah resmi rilis sejak 25 Agustus 2022, Film “Mencuri Raden Saleh” termasuk film dengan banyak penonton. Dari segi alur cerita memang karya dari sutradara Angga Dwimas Sasongko dapat dikatakan menarik sehingga sayang untuk tidak menonton.

Film “Mencuri Raden Saleh“ tayang di jaringan bioskop XXI, CGV, Cinepolis, dan FLIX Indonesia. Sedangkan mengenai jadwal penayangan film produksi Visinema Pictures ini terdapat pada TIX, CGV dan Cinepolis atau kunjungi website tix.id, cgv,id atau cinepolis.id.

Produser dari “Mencuri Raden Saleh“ adalah Cristian Immanuel. Dia mengimbau untuk penonton yang sudah menyaksikan film untuk tidak memberikan spoiler baik melalui media sosial atau obrolan.

Cristian menambahkan jika sudah mendengarkan spoiler, maka dapat berpengaruh pada pengalaman menonton film secara keseluruhan. Harapan dari Cristian selaku produser menginginkan para penonton tidak melihat dari tayangan bajakan film “Mencuri Raden Saleh”

Dibalik karya menarik ini ada beberapa alasan dapat disukai oleh banyak penonton:

Pemeran Film

Pemeran dari film “ Mencuri Raden Saleh” merupakan artis dan aktor muda ternama. Dalam film tentu saja, pemilihan pemeran bukan sesuatu yang mudah dan tidak dapat sembarangan. Para aktor dan aktris yang terpilih adalah mereka yang bukan hanya berbakat, namun memiliki karakter menarik. Pemeran dari “ Mencuri Raden Saleh “ adalah Iqbaal Ramadhan, Angga Yunanda, Aghniny Haque, Rachel Amanda, Umay Shahab, dan Ari Irham.

Sang Sutradara Ternama

Karya dari sutradara Angga Dwimas Sasongko tentu sudah tidak perlu diragukan lagi. Sutradara Angga selalu identik dengan film yang luar biasa. Beberapa contoh karya dari Angga adalah Filosofi Kopi, Cahaya dari Timur, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, dan Keluarga Cemara. Karya film “ Mencuri Raden Saleh” bekerja sama dengan Visinema Pictures.

Produksi Film

Produksi film dilakukan dengan teliti bukan astetik. Siapa sangka bahwa tim produksi membutuhkan waktu empat tahun untuk mengerjakan film ini. Bahkan termasuk membuat duplikat dari lukisan legendaris karya Raden Saleh sebagai objek curian di dalam film. Bentuk produksi yang teliti dalah membuat duplikat dari lukisan sehingga tidak main-main dalam melakukan proses riset yang panjang. (prd/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev