Iklan Banner Sukun
Ragam

Fenomena Air Hujan Bisa Diminum, Apakah Benar?

(Foto: Erik Witsoe, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Selain sungai, danau, serta waduk, air hujan merupakan sumber air yang potensial. Terutama bagi daerah yang jauh dari sumber air lain atau daerah yang gersang. Selama ini, air hujan sering dimanfaatkan sebagai sumber air untuk kebutuhan pertanian.

Namun, tidak sedikit pula yang menjadikan air hujan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian. Apalagi, 60% dari tubuh manusia adalah air. Dari situlah, kita bisa menarik kesimpulan jika air merupakan komponen penting sebagai unsur kehidupan.

Ketika tubuh kehilangan air akan berdampak pada berbagai proses biologis alami seperti berkeringat dan pembuangan limbah. Maka menjadi hal yang wajib dilakukan adalah minum banyak air setiap hari membantu menggantikan cairan yang hilang untuk menjaga tubuh tetap sehingga organ dapat berfungsi secara optimal.

Sumber air minum diperoleh dari berbagai hal, contohnya kran, sumur, mata air, sungai, atau botol. Salah satu yang lain adalah air hujan sebagai sumber yang jarang dipakai untuk dikonsumsi. Tapi, apakah air hujan aman untuk diminum?

Faktanya, tanpa disadari ternyata ada komunitas di seluruh dunia menggunakan air hujan sebagai sumber utama air minum. Sebenarnya, air hujan dapat dikatakan aman dikonsumsi jika airnya bersih sehingga kita perlu mengerti kalau tidak semua air hujan aman untuk diminum.

Ada beberapa faktor fisik dan lingkungan yang dapat mengubah air hujan yang segar dan bersih menjadi potensi bahaya kesehatan. Selain itu, Air hujan mengandung parasit, bakteri berbahaya, dan virus.

Apalagi jika air hujan jatuh di area yang tercemar atau bersentuhan dengan kontaminan, seperti kotoran hewan atau logam berat, maka sudah pasti tidak layak dikonsumsi manusia.

Sedangkan untuk manfaat dari air hujan belum ada bukti ilmiah yang menunjukan kalau air hujan lebih sehat untuk dikonsumsi. Namun, air hujan yang bersih punya manfaat kesehatan yang tidak jauh berbeda dengan sumber air lain. Salah satu manfaat klaim kesehatan air hujan yang umum adalah air hujan lebih basa daripada air keran, sehingga mampu meningkatkan pH darah.

Tapi sesuatu yang penting dicermati adalah air yang kamu minum atau makanan yang dikonsumsi memang tidak mengubah pH darah secara signifikan. Hanya saja, tubuh memiliki sistem yang efisien untuk menjaga pH darah di angka 7,4 sehingga memilih jenis air untuk dikonsumsi tidak terlalu mempengaruhi fungsi ini. [prd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar