Iklan Banner Sukun
Ragam

False Advertising, Istilah Untuk Iklan yang Ekspektasi Tidak Sesuai Realita

Kate Trysh, unsplash

Surabaya (beritajatim.com) – Iklan dibuat untuk memperkenalkan suatu produk. Selain memperkenalkan produk, iklan juga punya tujuan untuk menarik customer supaya mau beli produknya. Tapi tidak semua informasi yang diberikan saat beriklan itu selalu benar?. Sehingga ada kalanya seseorang merasa salah beli hingga menganggap ekspektasi tidak sesuai dengan realita.

Hal itulah yang berhubungan istilah false advertising. False advertising ini biasanya dilakukan oleh perusahaan saat produknya tidak mampu bersaing dengan produk lain. Demi tujuan agar produknya punya peminat, perusahaan terkadang mengklaim suatu informasi yang tidak benar atau kurang benar.

False advertising ini punya banyak tipe, dengan mengenali tipe tersebut Anda sebagai konsumen tidak akan salah beli produk lagi. Bagi Anda yang sering merasa tertipu saat belanja online, mungkin tipe ini akan sangat membantu.

Tipe false advertising pertama, ketika foto produk tidak sesuai dengan deskripsinya. Baik itu berupa ukuran yang kurang sesuai dengan deskripsi, warna produk yang tidak sama dengan foto, bahkan detail lain seperti benang jahitan yang berantakan dan produk kotor. Tujuan false advertising ini demi menarik konsumen dan customer membeli produknya.

Tipe kedua, bait and switch yaitu ketika perusahaan mengiklankan produk yang sebenarnya tidak dijual dengan tambahan informasi jika produknya terbatas dan hanya tersedia pada toko tersebut. Tujuannya agar pembeli tertarik datang ke toko tersebut lalu membeli produk lain yang tersedia.

Tipe ketiga, klaim yang tidak ada buktinya. Saat sebuah perusahaan mengklaim kalau produk miliknya punya kualitas atau manfaat yang tidak akan ditemukan pada brand lain. Tujuannya supaya pembeli bisa merasa sudah beli produk yang paling bagus. Padahal, belum tentu customer dapat manfaat tersebut.

Ada beberapa cara agar Anda tidak terjebak menjadi korban iklan selanjutnya. Langkah pertama, lihat dulu testimoninya sebelum beli barang. Lalu, biasakan untuk selalu membaca deskripsi produk supaya tidak merasa tertipu dengan fotonya.

Cara ketiga, jangan langsung mudah tergiur dengan harga murah. Belanja di toko yang banyak direkomendasikan orang lain. Dan terakhir, tanya hal-hal detail ke penjual supaya semakin guna untuk membeli barang.[dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar