Iklan Banner Sukun
Ragam

Fakta Mengejutkan Tentang Polusi Laut yang Mungkin Membuat Anda Takut

(Foto: Lucien Wanda, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Lautan tetap menjadi salah satu tempat paling luas, misterius, dan kaya ragam penghuni di Bumi. Sayangnya, itu terancam oleh polusi dari orang-orang di darat dan penyebab alami. Kehidupan laut sedang sekarat, dan akibatnya, seluruh ekosistem lautan terancam, utamanya oleh berbagai sumber polusi. Jika kita ingin melestarikan laut dan keindahan alamnya, tindakan drastis harus diambil untuk memerangi polusi ini dan menjaga apa yang paling kita sayangi.

Sebelumnya, diasumsikan bahwa karena lautan begitu besar, luas dan dalam, maka efek membuang sampah ke laut hanya akan berdampak minimal. Tetapi seperti yang telah kita lihat, ini terbukti tidak demikian. Sementara lautan telah menderita sebagai akibat dari konsekuensi manusia selama lebih dari ribuan tahun. Sekarang, semua itu mgalami percepatan dalam beberapa dekade terakhir.

Tumpahan minyak, limbah beracun, plastik terapung dan berbagai faktor lainnya semuanya berkontribusi terhadap pencemaran laut. Sederhananya, laut tidak dapat terus berkembang sebagai tempat pembuangan sampah bagi manusia. Sementara keadaan polusi laut mungkin tidak mengejutkan banyak orang, fakta-fakta berikut ini mungkin:

Fakta 1: Plastik adalah elemen paling umum yang ditemukan di lautan. Ini berbahaya bagi lingkungan karena tidak mudah rusak dan sering disalah artikan sebagai makanan oleh hewan laut.

Fakta 2: Setidaknya 8 juta ton plastik masuk ke lautan setiap tahun. Itu mirip dengan mengosongkan truk sampah plastik ke laut setiap menit.

Fakta 3: Polusi plastik adalah salah satu ancaman paling serius bagi lautan. Plastik tidak terdegradasi; sebaliknya, itu terurai menjadi potongan-potongan yang semakin kecil, yang dikenal sebagai mikroplastik (lebih kecil dari 5 mm) oleh paparan sinar matahari dan aksi gelombang. Kemudian ia dapat menemukan jalannya ke dalam rantai makanan tetapi tidak pernah menghilang.

Sampah plastik dapat menyerap bahan kimia beracun dari polusi laut, sehingga meracuni apa pun yang memakannya. Ini menimbulkan ancaman kesehatan yang signifikan bagi berbagai makhluk laut dan seluruh ekosistem laut.

Fakta 4: Ada lebih banyak mikroplastik di lautan daripada jumlah bintang di Bima Sakti.

Fakta 5: Lebih dari 100.000 hewan laut mati setiap tahun karena terjerat dan tertelan plastik. Lebih dari 50 persen penyu telah mengkonsumsi plastik.

Fakta 6: Ada begitu banyak sampah di laut sehingga puing-puingnya membentuk tumpukan sampah raksasa. Istilah “tambalan sampah” adalah area luas yang sebenarnya terdiri dari puing-puing dengan berbagai ukuran, mulai dari mikroplastik hingga kumpulan besar alat tangkap terlantar dan kumpulan sampah laut lainnya.

Fakta 7: Ada lima pilin di lautan, satu di Samudra Hindia, dua di Samudra Atlantik, dan dua di Samudra Pasifik. Yang terbesar adalah Great Pacific Garbage Patch.

Fakta 8: Ada pulau sampah dua kali ukuran Texas di dalam Samudra Pasifik: Pusaran Pasifik Utara di lepas pantai California mencakup sekitar 1,8 triliun keping sampah. Di sana, jumlah potongan plastik mengambang melebihi jumlah total kehidupan laut sebanyak enam banding satu di sekitarnya. (rad/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar