Iklan Banner Sukun
Ragam

Fakta-fakta di Balik Keindahan Danau Tolire sebagai Objek Wisata

Potret keindahan Danau Tolire diambil dari atas. (Instagram, @christinaeka)

Surabaya (beritajatim.com) – Danau Tolire memiliki dua buah danau yaitu Danau Tolire berukuran Besar dan Kecil. Apabila dilihat dari sejarah geologi, Danau Tolire terbentuk dari letusan freatik. Keunikan dari Danau Tolire berbentuk menyerupai loyang raksasa.

Sedangkan untuk ukuran pinggir atas hingga ke permukaan air danau mencapai kedalaman sekitar 50 meter dan luas sekitar 5 hektar.

Danau Tolire ternyata adalah tempat tinggal berbagai macam ikan. Tapi, warga masyarakat tidak ada yang berani menangkap ikan atau mandi di danau itu. Hal ini dikarenakan ada air danau berwarna coklat kekuning-kuningan dan dipercaya ada banyak buaya siluman.

Selain itu, kejadian unik lain di Danau Tolire adalah ketika melempar sesuatu ke danau. Mau sekuat apapun lemparan dengan menggunakan batu atau benda lain ternyata tidak menyentuh air danau. Saat melempar dari pinggir atas danau, air terlihat berada di bawah kaki pelempar.

Bagi yang baru pertama kali berkunjung ke danau kemungkinan tidak percaya dengan itu. Disana para pengunjung boleh mencoba melempar setelah membeli batu seharga Rp1.000 berisi lima biji yang dijual di pinggir danau. Sampai saat ini, belum ada dapat melempar batu-batu hingga menyentuh permukaan air danau.

Faktanya, banyak harta karun tersimpan di dasar Danau Tolire Besar. Konon katanya, itu milik masyarakat Kesultanan Ternate pada masa Portugis menjajah Ternate di abad ke-15. Masyarakat Ternate membuang harta berharga ke dalam danau agar tidak dirampas tentara Portugis. Namun, belum ada instansi atau pihak yang menyelidiki secara khusus.

Danau Tolire Besar dikelilingi objek wisata seperti keindahan panorama puncak Gunung Gamalama, benteng peninggalan Portugis dan makan Sultan Baabullah, Sultan Ternate..

Wisatawan dapat menikmati keindahan pasir putih Pantai Sulamadaha. Letaknya berada sekitar tiga kilometer dari Danau Tolire. Maka dari itu, pengunjung bisa menyewa perahu untuk memancing ikan atau pergi menyelam menyaksikan keindahan panorama bawah laut.

Hingga saat ini, tidak ada tiket masuk ke danau hanya membayar parkir kendaraan. Jarak dari tempat parkir ke lokasi tepi danau tidak terlalu jauh, kita dapat jalan kaki sedikit saja. (PRD/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar