Iklan Banner Sukun
Ragam

Doa dan Amalan Malam Satu Suro, Lengkap Niat Puasa Latin Serta Terjemahannya

Ilustrasi membaca Al Quran yang menjadi salah satu amalan yang bisa dilakukan pada malam satu suro (Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Malam satu Suro atau malam satu Muharram tahun ini bertepatan dengan hari Jumat, 29 Juli 2022. Pada waktu tersebut biasanya banyak orang Jawa atau kejawen yang melakukan ruwatan (pembersihan). Mulai dari membersihkan diri hingga benda-benda pustaka di tempat yang dianggap suci dan keramat.

Namun, bagi masyarakat umum terlebih yang beragama Islam, mereka cenderung memperbanyak amalan-amalan tertentu. Beberapa amalan yang bisa dan kerap dilakukan saat memasuki malam satu Suro, di antaranya seperti;

Membaca doa

Karena malam satu Suro ialah malam pergantian tahun, maka sebaiknya membaca doa akhir tahun sekaligus awal tahun. Berikut doa akhir tahun yang perlu dibaca;

Allahumma ma ‘amiltu min ‘amalin fi hadzihis sanati ma nahaitani ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiha ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘ala ‘uqubati, wa da’autan min bailat taubat ala ma’shiyatik. Fa inni asttagfiruka, faghfirli wa ma ‘amiltu fiha mibma tardha, wa wa’attani ‘alaihits tsawaba, fa’as’aluka an tataqabbala minni wa la taqtha’ raja’i minka ya karim.

Artinya, “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang sedangkan aku belum sempat bertaubat. Perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu, sementaranya Engkau sebenarnya mampu untuk menyiksaku, dan perbuatan yang Kau perintahkan untuk bertobat, sementara aku menerjangnya yang berarti aku telah durhaka pada-Mu. Karena itu, aku memohon ampun pada-Mu. Ampunilah aku”

Sedangkan berikut ini doa untuk mengawali Tahun;

Allahumma antal abadiyyul qadimul awwal. Wa ‘ala fadhlikal ‘azhimi wa karimi judikal mu’awwal. Hadza fihi minas syaithani wa auliyah’ih, wal ‘aunu ‘ala hadzhihin nafsil ammarati bis su’l, wal isytighala bima yuqarribuni ilaika zulfa, ya dzal ikralim.

Artinya, “Tuhanku, Kai yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru jni sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk iblis dan para walinya di tahun ini”.

Perbanyak wirid

Pada malam-malam suci seperti ini hendaknya untuk memperbanyak wirid. Setidaknya seperti berikut;

Istigfar sebanyak 100x
Shalawat sebanyak 100x
Ya rohman Ya Rohim 111x
Tasbih 63x
Laillaha illa anta subhannaka inni kuntu minaddolimin 63x
Laillaha illa anta ya hayyu ya qoyyum 114x
Hasbunallah wa ni’mal wakil 100x
Hauqolah 100x
Laillaha illalloh muhammadarrasululloh 100x
Ya Allah Ya Kabir Ya Latif ya Khobir ya Sami’ ya Basir 100x
Solawat nariyah 3x
Al fatihah 3x

Membaca Al Quran

Membaca Al Quran juga merupakan hal yang bisa dilakukan untuk menyambut datangnya tahun baru. Amalan ini tentu saja dihitung sebagai hal yang baik dan berpahala. Terlebih jika dapat mengamalkannya.

Laksanakan salat malam

Seperti amalan lainnya yang sebenarnya bisa dilakukan kapan saja, hanya saja pada bulan Muharram sebaiknya jangan sampai terlewat untuk melaksanakan salat malam, seperti salat taubat, tahajud, salat hajat, atau lainnya. Karena pada malam tersebut merupakan salah satu malam yang diutamakan untuk meminta pada Allah SWT.

Niatkan untuk Puasa Tasu’a dan Asyura

Pada tanggal bulan Suro, umat muslim disunnahkan untuk melakukan ibadah puasa Tasu’a (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram). Hal ini tidak lepas dari apa yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW dahulu. Adapun keutamaan puasa Asyura menurut Rasulullah ialah dapat menghapus dosa di masa lalu.

Berikut niat puasa Tasu’a;

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit Tasu’a lillahi ta’ala.

Artinya, “Saya niat puasa sunnah Tasu’a esok hari karena Allah SWT”

Sedangkan berikut ini doa niat puasa Asyura;

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatil Asyura lillahi ta’ala.

Artinya, “Saya niat puasa sunnah Asyura esok hari karena Allah SWT”. (Fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar