Iklan Banner Sukun
Ragam

Ditolak Customer, Ini Cara Untuk Menghadapinya

(Foto: Priscilla Du Preez, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Ketika kita bisa membangun karir dalam dunia bisnis, tentu saja akan ada yang namanya proses penjualan. Maka dari itu, ada dua kemungkinan yang terjadi dari penerimaan dan penolakan.

Kedua hal itu menjadi sesuatu yang wajar dialami di dunia bisnis. Maka, kita harus mulai membisaakan diri dengan penolakan-penolakan yang pasti akan dirasakan.

Biasanya, penolakan lebih disebabkan dari keberatan customer pada segi produk, harga, cara kita menawarkan, atau faktor lain yang dialami oleh calon customer.

Cara mereka menolak pun akan beragam. Mulai dari mereka yang menolak secara terang-terangan dan keras, sampai yang menolak secara halus. Seperti mengatakan, pikir-pikir dulu, dan yang hanya memberi keputusan yang tidak jelas.

Tentu saja, Karakter dari setiap calon customer dalam penjualan berbeda beda di setiap tempat, wilayah, ataupun negara di dunia ini,. Hanya saja, umumnya customer lebih banyak bersikap pada point yang terakhir disampaikan.

Saatnya untuk menghadapi penolakan, cobalah menggunakan langkah-langkah ini.

Mulai dengan menerima jika itu adalah hak pelanggan untuk menolak

Cobalah untuk mendengarkan apa yang disampaikan tanpa pernah menyela pembicaraannya. Biarkan mereka menyampaikan segala alasan dalam penolakan. Dengarkan, kemudian ingat apa saja yang mereka sampaikan ketika menolak tawaran produk kita.

Sebab, ketika mereka mlakukannya, itu artinya mereka sedang menyampaikan apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Sehingga, itu bisa menjadi masukan yang bagus untuk perkembangan bisnis kita.

Melihat nilai situasi melalui pendengaran dan pengakuan dari mereka

Kita harus meyakini, bahwa sebuah penolakan pun adalah progres yang baik untuk bisnis. Sehingga, penting untuk terus menggali apa saja kekurangan dari prosuk kita sehingga mereka menolak.

Caranya bisa dilakukan dengan bertanya sehingga dapat menggali lebih mengenai detail pernyataan prospek. Ciri jika sudah menyelesaikan tahap ini dengan kita bisa berempati secara penuh terhadap penolakan prospek. Jangan terlalu cepat berbicara namun, cobalah beri tanggapan hanya jika kita benar-benar paham tentang alasan penolakan.

Setelah itu, kita baru bisa menanggapi dengan selalu berhati-hati dan pastikan tanggapan sesuai dengan penolakan yang diterima. Ketika memberikan tanggapan, kita bisa memberikan alternatif solusi terhadap penolakan prospek. [prd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar