Iklan Banner Sukun
Ragam

Derita Penyakit Langka, Gadis 19 Tahun Ini Terlihat Seperti Anak-anak

Surabaya (beritajatim.com) – Anak-anak selalu punya wajah yang menggemaskan. Karena itu,  banyak orang terobsesi punya wajah seperti anak-anak lewat berbagai jenis perawatan.

Yang terjadi pada Aboli Jarit, gadis 19 tahun asal Najapur, India, bakal membuat banyak wanita merasa iri. Gadis ini punya wajah yang imut seperti anak-anak lantaran mengidap penyakit langka.

Dikutip dari Odditycentral.com, Aboli, yang tingginya hanya 3 kaki 4 inci, baru-baru ini menjadi sensasi viral di internet setelah membagikan kisahnya. Saat masih bayi, Aboli didiagnosis menderita rakhitis ginjal, kondisi yang sangat langka yang menggabungkan penyakit ginjal kronis dengan kelainan bentuk tulang.

Lebih buruk lagi, dia lahir tanpa kandung kemih. Jadi dia harus memakai popok sepanjang waktu, karena air seni terus keluar.

Tulang gadis itu semakin lemah seiring berjalannya waktu, dan dia akhirnya tidak bisa berjalan. Padahal Aboli yang selalu suka menyanyi dan menari merasa setiap hari adalah perjuangan.

Namun kemudian, gadis berusia 19 tahun itu entah bagaimana dia menemukan keberanian untuk optimis dan melihat adanya harapan yang cerah untuk dirinya.

“Tidak banyak orang yang memiliki penyakit langka ini, untungnya saya masih bertahan dan kebanyakan orang tidak dapat bertahan dengan ini,” kata Aboli Jarit kepada Jam Press.

Seperti kebanyakan gadis, Aboli tentu punya impian. Dia sangat ingin jadi penyanyi atau artis fim Bollywood dan terkenal karena prestasi, bukan karena kekurangannya.

“Saya ingin menjadi penyanyi dan aktor, di Bollywood dan Hollywood, saya berharap bisa segera melakukannya.”

Impian Aboli adalah menjadi terkenal, tetapi bukan karena penampilannya yang sangat muda. Dia ingin orang-orang mengenalinya karena bakat dan kecantikannya. Untungnya, dia memiliki keluarga yang sangat mendukung yang memasukkannya dalam segala macam pertunjukan bakat untuk membantunya memenuhi mimpinya.

Meskipun banyak orang ingin terlihat 15 tahun lebih muda, bagi Aboli, mendengar dia terlihat seperti balita bukanlah pujian terbesar. Faktanya, dia membencinya, dan menyebut mereka yang selalu menonjolkan penampilannya.

Namun demikian, Mimpi Aboli kini terwujud. Dia menjadi terkenal dan menginspirasi banyak orang agar mau menerima diri mereka apa adanya. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar