Iklan Banner Sukun
Ragam

Deretan Penyakit Ini Menjadi Pusat Perhatian WHO

(Foto: Online Marketing, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – WHO atau World Health Organization sebaga bagian dari PBB memiliki fokus utama pada kondisi kesehatan dunia. Terutama jika muncul virus atau penyakit baru yang melanda seperti yang terjadi hari ini. Mereka juga memiliki tugas-tugas laindalam pengembangan obat, maupun penellitian kesehatn lainnya.

Beberapa penyakit berikut ini menjadi perhatian karena cakupan yang menjangkit, ataupun karena jenisnya yang terbilang baru. Beberapa penyakit juga diperhatikan untuk kepentingan penelitian demi kesehatan dan masa depan umat manusia. Berikut ini daftarnya.

Covid-19

Penyakit yang hingga kini masih menjangkit sebagai negara di dunia ini masih menjadi fokus utama dari WHO. Covid-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019.

Namun, sampai sekarang virusnya belum musnah meski sudah ada vaksin. Masih ada kasus baru di seluruh dunia karena COVID ini bermutasi jadi berbagai macam varian dan lebih ganas.

Crimean-Congo Hemorrhagic Fever (CCHF)

Sesuai namanya penyakit ini pertama kali muncul di Krimea dan Kongo. Hal ini disebabkan infeksi oleh virus yang ditularkan lewat kutu. Penyakit ini terus menjadi perhatian WHO karena kemunculannya yang cukup aneh dan tidak lazim.

Ebola

Ebola adalah virus yang bisa menyerang manusia lewat kontak dekat dengan pembawa virus yaitu hewan. Virus ini pertama kali diidentifikasi di Kongo pada tahun 1976.

Virus Marburg (MARV)

Virus Marburg ini pertama kali ditemukan tahun 1967. Ketika monyet hijau Afrika terinfeksi sehingga menyebabkan wabah demam berdarah. Pembawa virus alami utama virus ini diperkirakan adalah Rousettus aegyptiacus atau kelelawar buah Mesir.

Lassa Fever

Penyakit ini hampir mirip dengan demam berdarah. Virusnya ditularkan ke manusia lewat kontak langsung dengan kotoran hewan mastomys (sejenis tikus). Lagi-lagi wabah pertama kali terjadi di negara-negara benua Afrika, termasuk Sierra Leone, Guinea, Liberia, dan Nigeria.

Virus Nipah

Nipah pertama kali muncul di Malaysia pada tahun 1998. Ditularkan ke manusia dari hewan terutama babi. Virus ini bisa menular lewat makanan yang terkontaminasi atau langsung dari orang ke orang. Virus ini telah memakan korban 105 jiwa dan pembuangan sejuta ekor babi.

Sederet itu menjadi pusat perhatian dari WHO agar tidak makin menjangkit umat manusia. Beberapa virus juga masih mengintai oleh karena itu WHO masih terus mencari obat atau solusi dari virus-virus tersebut. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar