Iklan Banner Sukun
Ragam

Dapat Pesanan Berbuka Untuk 9 Orang, Pemilik Resto Sedih Kena PHP Pelanggan

Surabaya (beritajatim.com) – Booking atau pesan tempat di restoran sangat lazim terjadi saat Ramadan. Cara ini dipakai agar acara berbuka puasa di luar tidak batal lantaran tak kebagian tempat.

Kalau sudah pesan tempat maka sebaiknya diisi. Apalagi kalau sudah pesan makanan sekalian, Sebisa mungkin jangan sampai batal.

Muncul istilah ‘No-Show’ di kalangan pelaku industri restoran, menggambarkan para pelanggan yang sudah membuat pesanan namun batal hanya dengan tidak datang sesuai janji sudah dibuat. Pelanggan kategori ini membuat jengkel pelaku industri restoran.

Seperti dialami pemilik restoran asal Malaysia. Dia membagikan kisahnya kena “Pemberi Harapan Palsu” atau PHP lewat TikTok.

Pemilik restoran itu berbagi cerita tentang bagaimana satu pelanggan menjadi tidak hadir saat buka puasa. Padahal, pelanggan itu sudah memesan makanan berbuka puasa untuk sembilan orang.

@eila_theseafood Call sampai ke sudah tak angkat.bulan2 mulia pun sanggup menipu.#maggiketampower #fyp #fypdongggggggg #kedaiviral ♬ original sound – Nor Fazilah

“Subhanallah, saya tidak percaya bahwa bahkan di bulan suci Ramadan, orang-orang terus menipu satu sama lain,” tulis dia.

“Sudah berat menjalankan restoran. Anda bisa saja menelepon sebelumnya untuk membatalkan pemesanan Anda,” lanjut dia.

Dari video yang diunggah, terlihat beberapa hidangan yang disiapkan untuk pelanggan dan tersaji di atas meja. Mulai dari nasi, lauk pauk, kurma dan minuman tetapi ketika pemilik menghubungi pelanggan, dia tidak menerima balasan.

Video itu pun mendapatkan lebih dari 187 ribu tayangan. Beberapa warganet yang mengomentari video tersebut menawarkan diri membayar makanan dan membantu meringankan beban pemilik restoran.

“Boleh tahu berapa harga kak? Nanti Fhaiq bayarkan untuk mereka sebagai ganti rugi kakak. Fhaiq doakan restoran kakak terus maju,” tulis salah satu warganet

Warganet lain yang mengomentari video tersebut, meminta kepada pemilik restoran untuk lebih berhati-hati di masa depan. Juga menyarankan sistem deposit harus ada untuk menghindari situasi seperti ini terulang di masa depan.

“Jika seseorang membuat reservasi untuk makan malam, saran saya adalah mereka membayar deposit terlebih dahulu,” saran warganet.

“Lebih baik aman daripada menyesal,” kata yang lain.

“Masih ada saja orang yang tega tidak memberi tahu jika batal pesan. Yuk bisa yuk untuk saling menghargai pekerjaan masing-masing,” tukas salah satu warganet. (adg/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar