Iklan Banner Sukun
Ragam

Dapat Menyalurkan Emosi, Ini Manfaat Corat-Coret Untuk Kesehatan Mental

(Foto: Daria Tumanova, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Kapan terakhir kali anda melakukan corat-coret? Mencoret apapun. Baik itu sekadar menggambar abstrak, menggambar sketsa, membuat lettering, atau bahkan hanya mengotori kertas dengan coretan tak jelas.

Mungkin kegiatan ini terkesan tak berarti dan tak punya manfaat. Namun, ia bisa membuat anda merasa lebih nyaman. Sebab, mencoret-coret di kertas atau secara digital ternyata mampu menjadi penyalur stres atau suasana negatif yang sedang anda alami.

Melansir Boldsky, Selasa (12/11/2021) sebuah penelitian mengatakan bahwa kegiatan mencoret-coret merupakan bentuk lamunan proaktif. Ini artinya sesuatu yang dilakukan tanpa berpikir atau tidak disengaja. Namun, para ahli kesehatan mental telah mengambilnya untuk mengeksplorasi dan memahami kemungkinan manfaat mencoret-coret pada seseorang, berikut ulasan lengkapnya:

Meningkatkan konsentrasi

Meskipun terdengar kontradiktif, sebuah penelitian menemukan bahwa setelah kuliah atau rapat, mereka yang mencoret-coret mengingat lebih banyak informasi daripada yang tidak mencoret-coret.

Para ahli menunjukkan bahwa mencoret-coret membantu Anda berkonsentrasi karena memerlukan upaya kognitif yang cukup untuk mencegah Anda melamun. Artinya, mencoret-coret membantu Anda memusatkan perhatian dan tetap terlibat dalam jalannya suatu kegiatan, sekaligus menahan pikiran/otak Anda agar tidak berkeliaran.

Membantu menyalurkan emosi

Beberapa penelitian setuju bahwa corat-coret atau ekspresi artistik lainnya dapat membantu individu mengatasi perasaan dan emosi mereka dengan cara yang lebih baik.

Sama seperti menulis jurnal membantu Anda untuk berhubungan dengan emosi dan perasaan Anda, mencoret-coret dapat membantu Anda mengenali dan mengekspresikan emosi Anda dengan lebih baik.

Membantu mengurangi stres

Manfaat ini sejalan dengan praktik memberikan buku mewarnai kepada anak-anak. Sama seperti manfaat penghilang stres dari buku mewarnai yang telah terbukti membantu menenangkan amigdala atau bagian otak yang mengontrol respons fight or flight.

Mencoret-coret juga dapat membantu mengendalikan tingkat stres seseorang. Pakar kesehatan mental menunjukkan bahwa gerakan pena berulang-ulang dapat membuat rileks, selain itu karena mencoret-coret itu ‘gratis’ seseorang tidak perlu khawatir membuat ‘kesalahan’.

Membantu belajar

Seperti yang telah terbukti bahwa mencoret-coret dapat membantu meningkatkan tingkat konsentrasi seseorang, itu juga dapat membantu belajar yang lebih baik. Satu hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mencoret-coret ketika merasa pikirannya mengembara di kelas/ruang rapat mampu ‘mengembalikan konsentrasinya’.

Membantu meningkatkan kreativitas

Menurut para ahli, mencoret-coret dapat membantu merangsang area otak yang biasanya tidak aktif, sehingga membantu Anda menganalisis informasi secara berbeda saat Anda ‘menyalakan jaringan yang berbeda di otak.’ Mencoret-coret pada dasarnya adalah ‘berpikir dalam gambar’, dan membantu merangsang otak Anda. [rsf/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar