Ragam

Crash Landing on You, Drakor yang Membuat Remaja Korea Utara Dipenjara

(Foto: Crash Landing On You, imdb)

Surabaya (beritajatim.com) – Cerita di film ini sebagian setting lokainya di Korea Utara. Tentang seorang tentara Korut yang bertemu dengan wanita Korsel. Mungkin, ini salah satu alasan delapan remaja di Korea Utara menonton film tersebut. Meski akhirnya, mereka harus berhadapan dengan hukum dan dipenjara seumur hidup. Selain menonton, dikabarkan mereka juga menirukan karekater di dalamnya.

Crash Landing on You merupakan drama Korea (Drakor) yang dibintangi oleh para artis ternama seperti Hyun Bin dan Son Ye Jin. Keduanya berperan sebagai Ri Jung Hyeok dan Yoon Se Ri, di mana drama ini menceritakan sebuah kisah cinta yang romantis dari latar negara yang berbeda.

Yoon Se Ri merupakan perempuan kaya raya yang berasal dari Korea Selatan, suatu hari karena kecelakaan yang mengakibatkan dia jatuh dari paralayang ini membuat dia terbawa angin hingga mendarat di Korea Utara, negara asal perwira tinggi Ri Jung Hyeok. Setelah kejadian tersebut, Jung Hyoek yang mencoba membantu Yoon Se Ri pulang ke negara asalnya akhirnya membuat ia akhirnya jatuh hati pada gadis kaya tersebut. Sifat baik Jung Hyuk pun membuat Yoon Se Ri perlahan membuka hati.

Drama perihal cinta ini tidak hanya dikemas dengan cerita romantis semata melainkan juga lucu. Tak ayal jika banyak penikmat drakor yang menyukai drama yang tayang perdana pada 2019 ini. Drama yang disutradari oleh Lee Jung Hyo ini bahkan suksesmenjadi salat satu drakor yang mendapatkan rating tinggi di 2020.

Keseruan menonton drama ini, tak ayal membuat delapan remaja di Korea Utara tersebut juga turut menggali informasi mengenai para pemeran utama di Crash Landing on You. Bahkan mereka juga dianggap telah menyebarluaskan video tersebut pada masyarakat sekitar. Hal inilah yang kemudian membuat seseorang melaporkannya pada pihak berwajib.

Di Korea Utara memang ada peraturan keras di mana masyarakatnya dilarang menonton atau mendengarkan video maupun lagu dari luar negaranya, termasuk pada drakor yang ditonton oleh para remaja tersebut. Menurut pemerintahan Korea Utara hal ini dianggap sebagai karya yang manipulatif, bahkan dikatagorikan sebagai penghinaan. (Fyi/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar