Iklan Banner Sukun
Ragam

Cara Mencegah Luka Akibat Pisau Cukur Menurut Dokter Kulit

(Foto: Sammy Williams, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Luka bakar akibat pisau cukur dapat muncul di bagian tubuh mana pun yang Anda cukur, termasuk wajah, kaki, ketiak, dan area bikini. Dari semua metode penghilangan rambut yang Anda inginkan, mencukur adalah yang termurah dan termudah, Bahkan jika Anda seorang waxer yang taat.

Tetapi jika Anda tidak hati-hati, mencukur dapat mengiritasi kulit Anda bahkan bisa menyebabkan luka bakar, dan ruam merah yang dapat menyebabkan sensasi terbakar, gatal, dan terkadang bahkan benjolan merah kecil.

Meskipun tidak menyenangkan, luka bakar akibat pisau cukur biasanya bersifat sementara dan hilang dengan sendirinya. Namun, Anda dapat mencegahnya terjadi dengan mengikuti beberapa tips yang disetujui oleh para ahli:

1. Jangan pernah bercukur saat kulit kering

Kita semua memiliki cara sendiri dalam melakukan sesuatu, tetapi mencukur saat kulit masih kering tidak akan mendapat lampu hijau dari dokter kulit mana pun. Selalu gunakan sabun atau krim cukur, dan jika kulit Anda sangat sensitif atau rentan terhadap luka bakar akibat pisau cukur atau folikulitis (kondisi kulit umum dimana folikel rambut meradang).

Sebaiknya gunakan sabun khusus atau resep dokter, dan menyabuni dengan baik sebelum bercukur.

2. Selalu gunakan pisau cukur yang bersih dan segar

Pisau tumpul sering dipenuhi bakteri dan sel kulit mati, dan juga dapat menarik rambut yang bisa menyebabkan lebih banyak iritasi dan peradangan.

Sederhana saja, cukup dengan ganti pisau cukur Anda sesering mungkin. Dan menurut saran dokter sebaiknya gunakan pisau cukur dengan banyak mata pisau, karena ini mengurangi berapa kali Anda harus mengoleskan pisau cukur pada kulit Anda dan mengurangi kemungkinan iritasi.

3. Tinjau kembali teknik bercukur Anda

Sebelum bercukur, lakukan eksfoliasi kulit untuk mengangkat sel kulit mati, Hal ini agar membuat rambut benar-benar keluar dari folikel. Dan bercukurlah saat mandi untuk memastikan rambut Anda terhidrasi dengan baik sebelum Anda memulai.

Adapun Anda sebaiknya mencukur ke arah pertumbuhan rambut (ke bawah, bukan ke atas). Adapun sebelum mengering, bilas area yang Anda cukur dengan air dingin. Supaya menutup pori-pori sebelum terkena iritasi.

4. Ubah rutinitas bercukur Anda

Anda mungkin memiliki kebiasaan bercukur setiap hari, tetapi sebaiknya kurangi ritme bercukur anda, karena luka bakar akibat pisau cukur bisa menjadi hal sepele. Adapun menurut dokter lebih baik Anda bisa mencukur setiap dua hari sekali atau hanya beberapa kali per minggu. [ptr/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar