Iklan Banner Sukun
Ragam

Cara Membuka Pikiran agar Selalu Berpikir Kritis

Ilustrasi (pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Bagi sebagian orang, saat berada di dunia maya, mungkin pernah merasa menyesal saat sudah terlanjur memposting atau berkomentar sesuatu di media sosial. Dalam kondisi demikian, ada baiknya jika kita terbiasa untuk menjaga mindset.

Alasannya sederhana, bahwa saat ingin menyelesaikan masalah, sebaiknya tidak lantas menimbulkan masalah baru. Berikut beberapa tips untuk memahami cara membuka mindset agar berpikir kritis.

Buang mindset gagal cepat dan gagal sukses

Artinya jika Anda mengerjakan sesuatu dengan terburu-buru maka Anda bisa mendapatkan sesuatu yang sulit untuk mencapai kesuksesan. Jadi buanglah mindset gagal cepat dan gagal sukses, karna segala sesuatunya harus dipikirkan terlebih dahulu. Adapun yang dimaksud kesuksesan adalah dimana bertemunya momentum antara peluang dan kesiapan. Peluang sudah ditetapkan selalu ada untuk memposting apapun dan kapanpun, akan tetapi jika mindset Anda hanya untuk berkomentar saja maka dinyatakan Anda belum ada kesiapan, dan kesuksesan tersebut tidak akan tercapai.

Self talk positif (berpikir, tulis, lakukan)

Dengan berpikir positif maka akan membawa alam bawah sadar yang positif dan nantinya akan memberi efek hal positif kepada diri sendiri dan sekitar. Adapun setelah Anda berpikir positif tulislah hasil pemikiran Anda.

Fokus pada konten dan konteks

Dalam membuat sebuah konten prinsipnya mudah dibangun, dan mudah viral. Namun dalam hal konteks kemudian akan menghilang. Jadi Anda perlu fokus kepada keduanya. “Berpikir kritis merupakan hasil pencapaian dari sebuah tujuan perjalanan hidup yang sesungguhnya”.

Tips bermanfaat untuk memulai berpikir kritis

  • Tarik nafas panjang, lalu fokus! Karena berpikir kritis harus dengan badan yang rileks, bukan buru-buru mengeluh di media sosial yang tidak berdampak apa-apa.
  • Ekspansi pikiran agar out of the box. Artinya, bebaskan pikiran jangan terbatas wilayah lingkungan, kejuruan, dan sebagainya.
  • Berpikir viral sah-sah saja. Tapi tetap fokus pada konten dan konteks yang bersinergi seimbang.

Dalam berpikir kritis, kemampuan berpikir jernih dan rasional merupakan kemampuan partisipasi berpikir secara mandiri. Namun saat ini Anda ingin memecahkan masalah dan mengkritiki sesuatu di media sosial janganlah berpikir yang sama, karena sukses merupakan sebuah peluang selagi Anda bisa dan mampu menggunakan waktu sebaik-baiknya. [ptr/bjo]


Apa Reaksi Anda?

Komentar