Iklan Banner Sukun
Ragam

Cara Cepat Move On dari Mantan, Sudahi Sedihmu untuk Mengikhlaskan Dia

Ilustrasi seseorang yang belum bisa ikhlas melepaskan sosok yang disayangi dan cintai. (Sumber foto: Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Bagaimana sih cara mengikhlaskan seseorang yang selama ini kita sayangi dan cintai? Pertanyaan seperti ini kerap kali terbesit pada hati seseorang yang telah patah.

Kenangan dan waktu yang pernah dihabiskan bersama-sama, tentu saja membuat kamu merasa sangat kesulitan untuk melupakan maupun mengikhlaskannya. Terlebih karena adanya bagian pada diri yang seolah telah terampas dan ditinggal pergi begitu saja.

Hal ini semakin diperparah dengan hadirnya pertanyaan atau pernyataan yang membuatmu teringat kembali dengan sosok dirinya. Tak ayal jika kemudian kamu merasa semakin kesulitan untuk melupakannya.

Sebenarnya ada cara yang bisa kamu lakukan untuk mengikhlaskan orang yang pernah kamu sayangi tersebut, di antaranya;

Evaluasi lagi

Coba evaluasi lagi, sebenarnya hal-hal apa dalam diri yang masih berharga atau diinginkan orang. Apa setelah memutuskan hubungan dengan seseorang, maka putus juga hubungan kamu dengan pekerjaan atau dengan orang lain? Karena banyak dari mereka yang menganggap hidup seolah berakhir saat dirinya tidak lagi bersama dengan orang yang dicintainya.

Meski kita tahu, saat patah hati biasanya perasaan yang paling tidak bisa menerima. Hal ini tak lepas dari rasa sakit yang diterima. Namun, yang perlu diingat ialah hanya sosoknya saja yang pergi, sedangkan kamu masih tetap berharga, kamu masih orang yang sama, kamu pun masih memiliki kemampuan dan ketulusan yang sama pula.

Lakukan pelan-pelan

Mengikhlaskan maupun melupakan memang bukan perkara yang mudah. Terlebih karena manusia diciptakan dengan hati dan pikiran yang sangat baik. Tak ayal, jika kamu butuh proses yang bertahap atau pelan-pelan untuk melakukannya. Karena semakin kamu paksa lupakan dan ikhlaskan, justru hanya akan membuatmu semakin teringat dan akhirnya timbul perasaan tidak rela.

Biasanya yang bisa dilakukan ialah dengan cara melakukan kembali hobi atau aktivitas yang kamu sukai, serta menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif. Misalnya, dengan mengejar karier, berfokus pada pengembangan usaha, atau melanjutkan pendidikan. Hal ini akan lebih efisien jika orang-orang terdekatmu dapat membantu menjadi support system.

Dari kedua cara tersebut, sebenarnya dapat disimpulkan bahwa hal utama yang perlu kamu lakukan ialah dengan melupakannya dengan melakukan sebuah tindakan, bukan dari apa yang kamu pikirkan. (fyi/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar