Iklan Banner Sukun
Ragam

Bisa Berbahaya, Ini Gejala Umum Terlalu Banyak Konsumsi Obat-Obatan

(Foto: The Lore, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Mnegonsumsi obat menjadi salah satu solusi yang paling sering kita lakukan ketika sakit. Mulai dari obat masuk angin, obat sakit kepala, obat maagh, sampai obat-obata untuk jenis penyakit yang lebih berat gejalanya.

dalam kondisi normal dan sewajarnya, mengonsumsi obat memang dapat meredakan gejala sakit yang kita alami. Namun, terlalu bergantung pada obat-obatan bisa memberikan dampak yang berkebalikan.

Over Medikasi atau penggunaan obat secara berlebihan adalah saat ketika orang mengonsumsi lebih banyak obat dari yang dibutuhkan tubuh. Dilansir dari majalah Consumer Reports, Amerika Serikat bahwa pada 3 Agustus 2017 telah dilaporkan beberapa bentuk overmedikasi.

Hal itu meliputi minum obat terlalu banyak seperti dialami Nicole Lambert dari Williamsburg, Virginia. Lantas perempuan itu mengalami dampak dengan menderita berbagai penyakit.

Mulai dari ruam kulit, diare, gangguan lambung, hingga kecemasan. Itu semua terjadi karena efek samping sejumlah obat, termasuk obat yang diresepkan untuk mengobati efek samping dari obat awal, yakni alprazolam yang diresepkan dokter saat mengalami stres dalam pekerjaan pertama.

Bahkan dalam beberapa kasus, obat yang memang sepenuhnya sesuai. Tetapi, ketika jumlahnya menumpuk, harus hati-hati. Sebab resiko efek samping meningkat secara setelah seseorang minum empat atau lebih obat.

Gejala overmedikasi ini sebenarnya cukup sulit dikenali. Namun, berikut ini beberapa gejala yang umum terjadi.

Kelelahan dan kurang tenaga

Tubuh seseorang yang overmedikasi biasanya akan cenderung merasa mudah lelah karena efek samping dari obat yang dikonsumsi. Setelah mudah lelah, tubuh menjadi lemas karena kurang tenaga.

Perut kembung

Akibat yang dirasakan selanjutnya yaitu perut kembung. Ini juga efek samping dari obat yang dikonsumsi karena terlalu banyak. Perut merespon sehingga menjadi kembung.

Nyeri tubuh

Pada beberapa kasus sekujur tubuh mengalami nyeri. Ini kemudian dilanjutkan dengan gejala gangguan keseimbangan dan keterampilan motorik. Seseorang yang overmedikasi akan sulit berdiri tegak lantaran terganggu keseimbangan tubuhnya.

Ruam kulit

Ketika konsumsi obat berlebihan juga bisa mengakibatkan ruam pada kulit tubuh. Munculnya lesi kulit berwarna merah, menonjol, bersisik, atau gatal, yang bersifat sementara hal ini bisa disertai lepuhan atau bilur.

Kenaikan atau penurunan berat badan

Jika Anda mengalami kenaikan berat badan atau penurunan berat tanpa sebab jelas. Coba cek lagi riwayat obat yang telah Anda minum, sebab bisa jadi disebabkan hal itu.

Gangguan konsentrasi

Hal yang juga umum dialami over medikasi adalah gangguan konsentrasi. Hal ini juga bisa berdampak pada perubahan suasana hati yang sangat tidak stabil pada seseorang.

Coba kenali dan peka pada gejala over medikasi itu. Jika Anda merasakannya pergi ke dokter, lalu konsultasikan terkait obat yang dikonsumsi. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati