Ragam

Bikin Fans Bangga, Boy Group K-Pop BTS Kembali Diundang ke Blue House

Screenshoot, kanal akun Youtube Microphone

Surabaya (beritajatim.com) – BTS, boy grup K-pop asal Korea Selatan kembali menorehkan prestasi dan membuat fans bangga. Pasalnya pada Selasa (14/9/2021) ketujuh member kembali diundang untuk menemui Presiden Moon Jae-in di Blue House.

Grup yang digawangi oleh Kim Namjoon, Kim Seokjin, Min Yoongi, Jung Hoseok, Park Jimin, Kim Taehyung, Jeon Jungkook itu kembali diundang dalam rangka penunjukkan resmi sebagai “Utusan Khusus Presiden untuk Generasi dan Budaya Masa Depan.” Rencananya mereka akan menemani Presiden Moon melakukan kunjungan ke luar negeri termasuk singgah di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB (UNGA) ke-76. Sebagai utusan tersebut mereka juga diharapkan dapat menyampaikan pesan-pesan positif serta harapan kepada kaum muda di seluruh dunia.

Melansir Microphone, salah satu kanal berita Korea Selatan yang ditayangkan di akun Youtube mereka, sebelum bertemu dengan Presiden Moon, BTS diberikan pengarahan terlebih dahulu. Presiden Moon datang didampingi oleh beberapa menteri. Begitu sampai, Presiden Moon langsung menjabat tangan masing-masing anggota BTS dengan ‘tos khusus.’

Masuk dalam acara inti, Presiden Moon kemudian memberikan surat penunjukan sebagai utusan khusus untuk generasi mendatang disertai dengan menjabat masing-masing tangan member BTS. Setelah berjabat tangan dengan para anggota, Presiden Moon menyerahkan paspor diplomatik dan hadiah pulpen, dan mengambil foto kenang-kenangan bersama.

Melansir dari Yonhap News, BTS juga akan menghadiri Sustainable Development Goal (SDG) pada tanggal 20 September dimana mereka akan meyampaikan pidato dan penampilan panggung secara online. Pihak Blue House juga mengatakan, “Karena BTS telah menyampaikan pesan kenyamanan dan harapan kepada dunia, partisipasi BTS dalam Majelis Umum PBB adalah kesempatan yang berarti untuk memperluas komunikasi dengan generasi masa depan di seluruh dunia dan menarik simpati untuk generasi mendatang pada isu-isu internasional utama.” [rsf/esd]

 



Apa Reaksi Anda?

Komentar