Iklan Banner Sukun
Ragam

Bentuk-bentuk KDRT yang Perlu Diwaspadai

Ilustrasi KDRT. (Sumber foto : pexels.com)

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus yang sedang banyak muncul dalam media, salah satunya adalah kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Hal ini merupakan jenis kekerasan yang terjadi pada pasangan, anak, bahkan anggota keluarga lainnya.

Dampak KDRT mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis korbannya hingga mengancam keselamatan seseorang.


Pengertian dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga

KDRT merupakan bentuk kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga dari suami, istri, maupun anak sehingga menimbulkan penderitaan fisik, psikis, dan keharmonisan hubungan.

Bahaya dari KDRT dapat terjadi pada siapa saja bahkan mempengaruhi kondisi fisik serta psikologis korban.

Pelaku KDRT memanfaatkan rasa takut, bersalah, atau rasa malu untuk menyakiti hingga mengancam korbannya. Maka dari itu, kasus KDRT bukanlah hal yang sepele. Pelaku yang terbukti melakukan KDRT dapat dikenai hukuman pidana.

Faktanya ada berbagai jenis KDRT menurut Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga:

Penelantaran rumah tangga

Meskipun belum banyak orang yang tidak mengetahui, ternyata penelantaran rumah tangga termasuk KDRT.

Secara hukum, pasangan dalam rumah tangga memiliki kewajiban untuk merawat dan memelihara bahkan melarang korban bekerja, tapi menelantarkannya termasuk KDRT.

Tindakan Kekerasan fisik

Kekerasan fisik merupakan sesuatu yang dilakukan sehingga berakibat pada rasa sakit, luka-luka bahkan korban menjadi tidak berdaya seperti menendang, memukul, dan menampar. Tidak sedikit, kekerasan fisik berakibat hilangnya nyawa seseorang.

Tindakan Kekerasan Seksual

Walaupun sudah berada status menikah bukan berarti seseorang bisa memaksa pasangannya melakukan hubungan seksual. Kekerasan seksual dalam rumah tangga adalah kontak fisik tanpa adanya kemauan atau dilakukan secara paksa.

Selain itu, segala perbuatan lain yang menimbulkan rasa jijik, hina, bahkan terasa dikendalikan. Dampak dari pemaksaan hubungan seksual membuat pasangannya terluka hingga cedera.

Tindakan Kekerasan Psikis

Bentuk dari kekerasan psikis dapat ditunjukkan dengan melakukan sesuatu hal yang mengakibatkan timbul rasa takut, trauma, depresi hingga hilangnya rasa percaya diri pada seseorang.

Kekerasan psikis yang sering dilakukan adalah mengucapkan kata-kata kasar, menghina, memaksa, atau mengancam. Walaupun tidak terlihat secara fisik, namun dampak kekerasan psikis membuat korban mengalami gangguan psikologis hingga bunuh diri. (prd/nap)


Apa Reaksi Anda?

Komentar