Iklan Banner Sukun
Ragam

Benda-Benda Sederhana Yang Bisa Dijadikan Alat Penyelamatan Darurat

(Foto: Mart Production, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelakunya, tetapi karena ada kesempatan. Waspadalah-waspadalah! Kutipan ini bisa dibilang legend, dari Bang Napi. Salah satu maskot di acara berita kriminal salah satu stasiun televisi tahun 90-an sampai 2000-an.

Semua orang pasti tidak ingin menaglami hal-hal yang tidak baik. Namun, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Hal-hal buruk, bisa saja terjadi kapan saja dan di mana saja. Sekali lagi, seperti yang dikatakan Bang Napi, perilaku kriminal bisa saja terjadi karena pelaku merasa ada kesempatan untuk membegal, merampok, atau melakukan penjambretan.

Oleh karena itu hal buruk juga dapat terjadi kapan saja tidak bisa kita prediksi secara lansgung. Segala upaya kita kerahkan untuk melindungi diri dari segala kondisi darurat. Kita dapat membat perlindungan diri sendiri tanpa membuat perlindungan yang mahal dan rumit.

Karena kreativitas manusia beberapa benda dapat dimanfaatkan untuk melindungi diri dari keadaan darurat, benda-benda sederhana ini bisan kita jadikan alat perlindungan diri.

Garam

Selain sebagai bumbu atau bahan makanan garam juga dapat digunakan untuk melindungi diri. saat kita merasa diri kita dalam keadaan bahaya kita dapat melemparkan garam ke muka dan pastikan bidikan di mata. Cara ini dapat kita lakukkan untuk melarikan diri.

Dompet palsu

Dompet dapat digunakan untuk mengelabuhi perampok. Saat melarikan diri kita dapat melemparkan dompet agar begal atau rampok teralihkan dengan dompet palsu tersebut.

Botol minum tidak sekali pakai

Botol minum tidak hanya dapat digunakan untuk tempat minum dan menghilangan bakteri pada air minum, tetapi juga dapat digunakan untuk pelinduungan diri. botol dapat di ikat pada ikat pinggang atau tali dan putarlah sehingga dapat mengenai ancaman bahaya anda.

Jam tangan

Tak hanya dapat digunakan untuk penunjuk waktu, jam tangan juga dapat digunakan sebagai alat pelindung diri. Caranya dengan mengenggam jam tangan pada kepalan tangan yang melindungi buku jari anda dan dapat dijadikan sebagai senjata. Selain untuk berlindung dan melawan ancaman upaya ini dapat digunakan untuk memecah kaca pada saat keadaan darurat. [ptr/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar