Iklan Banner Sukun
Ragam

Belum Siap Nikah, Bicarakan Hal-Hal Ini Dengan Pasangan

(Foto: Elvis Bekmanis, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Memilih untuk menikah bagi sebagian orang memang hal yang rumit dan berat. Ada banyak aspek yang perlu dipersiapkan sebelum memutuskan untuk berkeluarga dan menikahi seseorang.

Jika anda sudah memiliki pasangan namun, belum benar-benar yakin untuk lanjut ke jenjang pernikahan. Komunikasi adalah hal utama yang harus segera anda lakukan dengan si doi.

Sebab, jika tdak dikomunikasikan dengan baik, bisa saja terjadi kesalah pahaman di belakang. Apalagi, jika pasangan anda memang sudah merasa siap dan ingin segera menikahi anda.

Jika anda maish merasa gamang dan bingung apa  yang harus dibicarakan dengan pasangan. Berikut ini ada beberapa hal dasar yang perlu anda sampaikan pada pasasngan anda.

Pertama, beri jawaban tegas tanpa menyinggung

Jika berkali-kali pasangan terus menyinggung tentang pernikahan, dan Anda merasa risih, coba ajak dia bicara serius. Katakan dengan tegas padanya kalau Anda memang belum siap.

Kalau perlu berikan alasan yang jelas kenapa Anda belum siap, misalnya keinginan untuk masih mengejar karir, masih membiayai keluarga, atau masih ingin melanjutkan pendidikan. Katakan dengan tegas tanpa menyinggung perasaan pasangan.

Kedua, mintalah pengertian dan waktu dari pasangan

Menikah itu bukan hal yang gampang, butuh banyak persiapan, tenaga, dan juga biaya. Belum lagi persiapan fisik dan mental Anda serta pasangan.

Ditambah dengan alasan Anda belum siap menikah, mintalah pasangan untuk menunggu. Anda masih tetap bisa bersama menjalani hubungan bersama pasangan sambil pelan-pelan mempersiapkan diri untuk jenjang pernikahan.

Ketiga, bertahan atau biarkan

Usahakan untuk menemukan jalan tengah dari masalah ini. Namun, jika pasangan tetap berkeinginan tetap menikah cepat, maka Anda punya dua pilihan, lanjutkan atau tinggalkan.

Jangan menahan pasangan untuk menunggu Anda yang belum siap menikah, sementara dirinya sudah dapat desakan untuk segera menikah. Biarkan pasangan bahagia dengan orang lain, yang bukan Anda.

Perlu diingat bahwa menikah itu adalah keinginan dari kedua pihak, kalau salah satu tidak siap maka pernikahan akan terasa terpaksa. Jadi, yakinkan dulu diri Anda apakah sudah siap menikah atau belum.

Ingat, tidak usah pedulikan pasangan dan keluarganya serta keluarga Anda. Pernikahan itu untuk kehidupan Anda di masa mendatang untuk selamanya. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar