Iklan Banner Sukun
Ragam

Beberapa Tips Mengatasi Gatal Pada Vagina

(Foto: Timothy Meinberg, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Jika anda sedang mengalami gatal pada vagina, itu adalah tanda anda harus hati-hati. Sebab, jika dibiarkan begitu saja bisa berdampak parah. Sebab, rasa gatal ini bisa disebabkan karena penyakit menular seksual, infeksi jamur, iritasi, paparan bahan kimia, dan sebagainya.

Namun, tidak perlu terlalu khawatir karena sebagian penyebab vagina gatal bisa diatasi dengan cara yang alami. Apabila jika gatal pada vagina andatidak segera membaik segeralah berobat ke dokter. Berikut ini cara alami untuk mengatasi gatal pada vagina.

Konsumsi probiotik tinggi seperti yoghurt

Yogurt bisa dibilang termasuk obat infeksi jamur vagina alami karena didalamnya mengandung probiotik lactobacillus. Lactobacillus merupakan bakteri yang secara alami bisa hidup di sistem pencernaan manusia saluran kemih dan juga sekitar area vagina. Lactobasilus dikategorikan sebagai bakteri baik karena menghasilkan asam laktat untuk mempertahankan lingkungan vagina agar tetap asam.

Lactobacillus juga memproduksi hidrogen peroksida untuk menghambat perkembangan jamur penyebab infeksi vagina. Mengkonsumsi yogurt menjadi sebuah pilihan bahan alternatif obat infeksi jamur vagina karena dinilai lebih terjangkau dan tidak bersifat resistensi seperti obat anti jamur.

Rutin ganti pakaian dalam

Jika anda sering malas mengganti pakaian dalam atau celana dalam hal ini bisa membuat kulit di area kewanitaan (vagina) menjadi gatal dan mengalami iritasi.

Adapun kebiasaan ini juga bisa meningkatkan resiko kamu mengalami keputihan dan infeksi jamur. Hal itulah yang dapat membuat vagina terasa gatal bahkan panas.

Maka dari itu jika vagina anda sudah mulai terasa lembab berusaha lah untuk mengganti celana dalam. Selain menghindarkan anda dari rasa gatal dan iritasi di area vagina, mengganti celana dalam juga dapat mencegah bau tidak sedap pada area vagina.

Jangan menggunakan celana ketat

Apakah anda masih sering menggunakan pakaian celana dalam yang ketat? Jika ia anda perlu waspada karena selain membuat anda merasa tidak nyaman, menggunakan celana dalam yang terlalu ketat dapat memudahkan jalan bagi bakteri dari anus masuk ke vagina. Hal ini dapat meningkatkan resiko anda terkena infeksi vagina bahkan resiko terbesar nya adalah sampai infeksi saluran kemih.

Untuk menghindari bahaya tersebut cobalah anda memilih pakaian dalam dengan ukuran yang pas dan nyaman saat digunakan. Pastikan sana dalam anda tidak terlalu bergesekan dengan kemaluan saat anda berjalan.

Bersihkan vagina dengan air mengalir dan keringkan

Setelah anda buang air kecil atau air basar berusaha lah anda membersikan area kewanitaan dan anus dengan air mengalir dan keringkan dengan handuk atau tisu. Adapun hal yang perlu dihindari adalah menggunakan tisu, pembalut, pantyliner, dan pembersih organ kewanitaan yang mengandung pewangi.

Gunakan air bersih dan sabun biasa tanpa pewangi untuk membersihkan area kewanitaan serta lakukan minimal sekali dalam sehari. Bersihkan vagina dengan cara yang benar, yaitu dari arah vagina menuju anus, penggunaan tisu toilet setelah buang air juga sebaiknya dilakukan dari arah vagina ke anus atau depan ke belakang. [ptr/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar