Iklan Banner Sukun
Ragam

Beberapa Kebudayaan Indonesia Ini Pernah Diklaim Oleh Malaysia

(Foto: Mahmur Marganti, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Tetangga memang seharusnya akrab, dan saling membantu. Namun, tak jarang tetangga bisa menjadi masalah. Sebab, perilaku mereka yang kurang menyenangkan. Hal ini nampaknya mirip dengan kondisi Indonesia dan Malaysia.

Meski secara geografis kedua negara ini bersebelahan bahkan berbagi satu pulau namun, tak semua hubungan yang dijalin baik-baik saja. Terbukti kedua negara ini beberapa kali mengalami kontroversi. Mulai dari perebutan wilayah sampai perebutan kebudayaan yang diklaim sepihak.

Bukan hanya mencaplok wilayah Indoensia, Malaysia juga beberapa kali mencoba melakukan klaim pada budaya-budaya daerah Indonesia. Lalu, apa saja budaya-budaya Indonesia yang ternyata pernah diklaim Malaysia, berikut ini daftarnya.

Wayang Kulit

Wayang kulit pernah diklaim oleh Malaysia sebagai bagian dari budaya mereka. Hal ini karena beberapa orang Indonesia yang menetap di Malaysia kerap mengadakan pertunjukan wayang kulit. Beruntung, pada 27 November 2003 UNESCO telah mengakui Wayang Kulit sebagai warisan kebudayaan Indonesia.

Lagu Rasa Sayange

Lagu yang satu ini pernah digunakan Malaysia pada salah satu iklan pariwisata Malaysia. Selanjutnya pun muncul pernyataan jika lagu Rasa Sayange adalah kebudayaan milik Malaysia. Ricuh tersebut segera diselesaikan oleh Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Budaya Malaysia Rais Yatim yang mengakui lagu Rasa Sayange adalah milik Indonesia.

Reog Ponorogo

Malaysia pernah mengatakan bahwa Reog adalah bagian dari budaya mereka. Namun itu mengada-ngada karena dari namanya saja sudah tampak bahwa Reog berasal dari Ponorogo. Untuk menutupi hal itu Duta Besar Malaysia untuk Indonesia segera membantah bahwa Malaysia pernah mengklaim Reog sebagai warisan budayanya.

Batik

Malaysia pernah mengakui jika budaya Indonesia yang satu ini sebagai bagian dari budayanya. Demi menghindari polemik berkepanjangan, pemerintah Indonesia pun segera mendaftarkan batik ke UNESCO agar mendapatkan pengakuan. Meski telah didaftarkan sejak 3 September 2008, UNESCO baru mengakui batik sebagai warisan budaya Indonesia pada 2 Oktober 2009 setelah dilakukan uji lapangan.

Angklung

Angklung adalah alat musik khas Sunda. Angklung pernah diklaim oleh Malaysia sebagai warisan budayanya. Kisruh itu pun akhirnya berakhir setelah angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia di UNESCO saat bulan November tahun 2010.

Rendang

Tidak hanya kebudayaan dalam segi bendan, kuliner pun pernah diklaim Malaysia. Masakan yang disebut-sebut sebagai makanan terenak di dunia versi CNN itu diakui sebagai milik Malaysia. Rendang pernah diklaim Malaysia sebagai warisan budaya mereka karena banyak orang Sumatera Barat yang tinggal di Malaysia kemudian memasak rendang

Kenangan tersebut tidak berarti saling melecehkan antar negara. Tetapi sebagai rambu agar masyarakat Indonesia kembali peduli dan merawat budayanya. [dan/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar