Iklan Banner Sukun
Ragam

Bagaimana Prosedur Pendaftaran Perkara Perdata di PN?

Ilustrasi proses pengadilan. (Sumber foto : instagram/pn_surabaya)

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak orang masih bingung, bagaimana cara mengajukan gugatan atau perkara Perdata ke Pengadilan Negeri (PN). Terlebih jika mereka tidak memiliki kuasa hukum atau pengacara yang mewakili kasus mereka.

Berikut adalah tahapan dalam pengajuan perkara Perdata ke PN:

  1. Hal pertama yang harus kamu lakukan, jika ingin mendaftarkan perkara Perdata ke PN adalah dengan mengajukan permohonan atau surat gugatan ke PN.
  2. Surat gugatan yang disetor ke PN berjumlah 4 rangkap da diserahkan ke petugas Meja 1 di PN.
  3. Setelah surat gugatan diterima petugas meja 1, petugas akan memberi penjelasan perihal perkara yang kamu ajukan, mengecek kelengkapan berkas dan menaksir panjar biaya perkara lalu pemohon perkara akan menerima SKUM (Surat Kuasa Untuk Membayar) dan 3 salinan surat gugatan.
  4. Selanjutnya kamu harus membayar panjar biaya perkara ke Bank
  5. Jika pembayaran panjar sudah dilakukan, pihak penggugat menyerahkan bukti pembayaran panjar dari Bank ke kasir.
  6. Setelah itu, baru kamu bisa melakukan registrasi perkara ke meja 2 di pengadilan. Kamu harus menyerahkan kwitansi biaya panjar dan salinan permohonan gugatan 2 rangkap. Di meja 2 ini kamu juga akan mendapat nomor registrasi perkara. Kamu akan diberi satu salinan Surat Permohonan gugatan yang sudah diberi nomor registrasi perkara.

Proses pendaftaran perkara perdata selesai di situ. Selanjutnya, Ketua PN akan menunjuk Majelis Hakim yang akan menangani kasusmu.

Kemudian disusul dengan penunjukkan Panitera pengganti oleh panitera. Panitera pengganti merupakan organ kelengkapan majelis hakim yang berfungsi melakukan pencatatan jalannya persidangan.

Panitera juga akan menunjuk juru sita. Juru sita di sini berperan dalam menyampaikan surat panggilan kepada para pihak yang berperkara. Yakni, penggugat dan tergugat. Tidak hanya itu, juru sita juga bertugas dalam hal melakukan penyitaan atas perintah PN.

Kemudian, panitera muda perdata memberikan berkas perkara mu kepada ketua majelis hakim yang ditunjuk. Baru setelahnya, proses persidangan bisa berlangsung. Jumlah waktu proses persidangan sampai putusan di tingkat PN ialah 150 hari.

Setelah perkara diputus, barulah panitera pengganti menyelesaikan pemberkasan perkara yang diputus. Kemudian panitera muda perdata melimpahkan berkas kepada panitera muda hukum untuk pengarsipan berkas.

Itulah tahapan prosedur pengajuan perkara Perdata yang harus kamu lakukan jika ingin mengajukan gugatan ke PN. (Jhn/nap)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev