Iklan Banner Sukun
Ragam

Anak Tidak Sengaja Melihat Orang Tua Berhubungan Intim? Begini Cara Hadapinya

Ilustrasi orang tua yang memberikan pengertian pada anak yang telah melihatnya berhubungan intim. (Pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Mungkin Anda dan pasangan sudah memilih waktu dan tempat yang pas untuk melakukan aktivitas seksual. Misalkan saat anak telah terlelap tidur. Meski begitu, bukan tak mungkin untuk anak terbangun dan mencari keberadaan orang tuanya.

Sehingga momen tak terduga pun terjadi, salah satunya ketika anak tidak sengaja melihat ibu dan ayahnya melakukan hubungan intim. Hal ini kerap membuat kamu dan pasangan panik dan bingung bagaimana untuk menghadapinya.

Maka, untuk menghadapi hal tersebut para orang tua perlu lakukan cara-cara seperti berikut ini;


Usahakan tetap tenang

Pada situasi seperti ini, kamu dan pasangan usahakan untuk tetap tenang. Tidak perlu menunjukkan perasaan panik, malu, dan canggung berlebihan. Hal ini dilakukan agar situasinya bisa menjadi aman terkendali. Kemudian tutupi tubuh dengan selimut atau apapun yang ada di sekitar.

Jika sang anak masih terlalu kecil, maka tanyakan apa yang bisa dibantu. Setelah itu, suruh anak untuk keluar terlebih dahulu dan katakan untuk menyusulnya sebentar lagi.

Tanyakan pada anak tentang situasi yang telah dilihat

Jika suasana sudah mulai tenang, maka ayah atau bunda bisa menanyakan perihal situasi yang anak telah dilihatnya tadi. Meski dirasa memalukan, tapi hal ini penting sekali untuk dilakukan agar orang tua tahu sampai sejauh mana pemahaman anak perihal situasi tersebut.

Usahakan kamu tanya pertanyaan yang sesederhana mungkin. Misalnya, apa yang kamu lihat di kamar mama tadi? atau apa yang kamu pikirkan saat ini?

Berikan pengertian

Dengan menanyakan hal tersebut, ayah dan bunda juga jadi tahu pemahaman apa yang sekiranya bisa diberikan pada anak. Mungkin jika anak masih terlalu kecil, ia akan menceritakan mengenai apa yang tengah dilihatnya saja.

Seperti ayah dan bunda yang tidak mengenakan baju. Maka, cukup beri pemahaman pada anak bahwa hal tersebut sama seperti yang dilakukan oleh sang anak ketika akan atau selesai mandi.

Namun, untuk anak yang sudah cukup paham situasi tersebut. Biasanya akan menunjukkan perubahan ekspresi dan sejenisnya. Sehingga orang tua perlu memberikan pendekatan sekaligus pemahaman bahwa hal tersebut merupakan aktivitas orang dewasa yang sudah menikah.

Mungkin ada juga anak yang menganggap aktivitas seksual sebagai tindakan kekerasan yang dilakukan oleh orang tua. Jadi, ketika anak terlihat khawatir atau terkesan seperti orang bertengkar, maka ayah dan bunda bisa meminta maaf karena membuatnya merasa bingung atau takut.

Jangan lupa katakan padanya bahwa saat ini ayah maupun bunda sudah tidak bertengkar lagi. Serta berikan penjelasan bahwa situasi tersebut bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Jika perlu peluk anak agar merasa lebih tenang. (Fyi/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar