Ragam

5 Restoran Es Krim di Indonesia Yang Melegenda

(Foto: Brooke Lark, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Menyelami kuliner di Indonesia memang menarik. Sebab, selain kuantitasnya yang beragam, kuliner Indonesia juga lekat dengan sejarah masyarakat. Salah satu makanan yang hadir dan tumbuh bersama sejaarah Indonesia adalah Eskrim.

Hingga saat ini, es krim menjadi makanan viral dan berkembang pada berbagai negara. Bukan hanya itu, perkembangan es krim dibuktikan dengan adanya berbagai pilihan jenis dan rasanya. Memang bukan makanan tradisional tetapi, eskrim memiliki sejarah panjang dan beberapa restoran ini bahkan bertahan sejak masa kolonialisme Belanda hingga hari ini.

Ragusa

Sejak 1932, Restoran es krim ini sudah berdiri di Jakarta Pusat. Ketika membaca namanya, mungkin kita sudah tahu jika disini, mereka menjual es krim khas Italia dengan yang unik, salah satu yang best seller adalah es krim spaghetti. Jika kita termasuk penyuka rasa unik pada es krim, maka cobalah untuk bermain ke Ragusa dan mulai merasa cita rasa es krim yang legend.

Baltic

Salah restoran es krim yang cukup kuno dan berada di daerah Jakarta d sejak 1939 adalah Baltic yang berdiri sejak 1939. Tempat ini dikenal senagai ice cream tempo doeloe. Alasannya di Baltic, kita akan menemukan berbagai banyak varian es krim dari jaman dulu hingga sekarang, salah satu contohnya adalah es krim stick dan cup, es krim ukuran besar, connecio, ice tart mini, dan masih banyak lagi.

Es Krim Tentrem

Sudah ada sejak 1952, Restoran Es Krim Tentrem berada di daerah Solo, Jawa Tengah. Bahkan hingga saat ini, ada berbagai varian es krim yang beragam sehingga cocok untuk dinikmati oleh segala kalangan usia.

Tiptop

Selain menjual es krim, restoran melayani pembelian makanan seperti sarapan, kue, makanan utama. Restoran yang sudah berdiri 1934 ini berada di kota Medan. Bukan hanya TipTop memang dapat dikatakan legend karena tetap mempertahankan cara pembuatan dan penyajian hidangannya sejak dulu hingga sekarang.

Toko Oen

Kehadiran Toko Oen sudah ada sejak 1936, yang dimulai dengan empat gerai toko, di Jakarta, Jogja, Malang, dan Semarang. Toko yang masih bertahan saat in hanya di Semarang dan Malang. Bangunan dari Toko Oen merupakan bentuk kuno dan menjual makanan cita rasa khas Belanda,. Seringkali tempat ini dijadikan sebagai objek wisata kuliner dan cagar budaya. (prd/tur)


Apa Reaksi Anda?

Komentar