Iklan Banner Sukun
Ragam

5 Cara Atur Uang, Agar Tetap Tenang di Akhir Bulan

Ilustrasi pencatatan keuangan (Norhfolk, unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Nyaris semua orang pernah merasakan kantong kering di akhir bulan, kecuali yang memang sudah sultan sejak lahir. Bagi Anda yang hidupnya pas-pasan apalagi yang masih bergantung pada orang tua cobalah atur keuangan biar tidak kalap di akhir bulan.

Uang merupakan salah satu hal paling krusial dalam hidup. Karena itu, dibutuhkan ketelitian untuk mengatur penghasilan kita supaya bisa cukup sampai gajian berikutnya Beberapa tips berikut ini bisa efektif untuk Anda lakukan.

Buat catatan cash flow

Catatan cash flow ini akan sangat membantu. Dengan catatan ini, Anda bisa tahu, pemasukan dan alokasinya kemana saja. Jadi, Anda tidak lagi bingung soal kemana larinya gaji atau uang jajan.

Uang dipisahkan

Memisahkan uang itu juga bisa membantu buat mengendalikan uang Anda. Saat Anda menerima gaji atau terima uang jajan, coba dipisahkan berdasarkan ‘pos’-nya masing-masing. Contoh, berapa persen untuk kebutuhan nabung, berapa persen buat kebutuhan hiburan dan lain lain.

Perencanaan keuangan

Perencanaan juga tak kalah penting. Dengan punya perencanaan, Anda jadi tak akan boros untuk mengeluarkan uang. Bulan ini, Anda hendak beli apa aja, itu bisa dibuat daftarnya. Lebih bagus lagi jika sudah ada harganya. Jadi, bisa dikira-kira pengeluaran Anda.

Harus membuat batasan yang tegas

Percuma juga jika Anda sudah memisahkan uang, tapi kita tidak bisa tegas sama diri sendiri. Misalnya, sudah mempersiapkan uang buat keinginan (jajan, misalnya), itu 20 ribu. Tapi, karena melihat uang yang tersisa masih banyak, lalu Anda mengambil uang yang seharusnya bukan buat jajan. Ini bisa jadi kebiasaan buruk yang membuat uang Anda justru cepat habis.

Bayar tagihan nomor satu!

Mungkin Anda selalu selalu ada tagihan yang menunggu untuk dibayar? Jika iya, demi menjalani hidup dengan aman dan nyaman sampai akhir bulan, biasakan untuk bayar tagihan segera setelah gaji diterima agar tidak sampai kalap.

Hal terakhir yang harus Anda paling perhatikan adalah masalah keinginan dan kebutuhan. Coba mulai pisahkan antara keinginan dan kebutuhan Anda. Jadi, sebelum beli apa-apa, coba pikirkan dulu, barang itu adalah sebuah kebutuhan atau hanya keinginan saja, agar tidak menyesal kelak. (dan/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar