Ragam

5 Bagian Tubuh Ayam yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Terlalu Sering

Surabaya (beritajatim.com) – Konsumsi daging ayam memang menjadi hal yang lumrah. Bahkan di Indonesia sendiri banyak sekali jenis masakan berbahan dasar ayam. Mulai dari digoreng, direbus, hingga dibakar, semuanya terasa sangat nikmat. Selain itu, mengonsumsi daging ayam nyatanya juga berguna untuk menambah asupan protein dalam tubuh.

Tak heran jika orang dewasa hingga anak-anak banyak menyukai olahan ayam. Hingga tak jarang dari mereka yang mungkin setiap hari mengonsumsinya. Meski begitu, sebenarnya ada beberapa bagian tubuh ayam yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara rutin, seperti;

Kepala ayam

Meski dagingnya tidak terlalu banyak, tetapi nyatanya tak sedikit orang yang menyukai bagian ini. Terlebih karena cara menikmatinya cukup memberikan sensasi berbeda. Meskipun begitu, mengonsumsi kepala ayam terlalu sering hanya akan membahayakan kesehatan. Pasalnya, banyak zat kimia yang kerap ditemukan pada bagian ini. Hal tersebut bisa saja terjadi, mungkin karena peternak memberikan obat atau vaksin penangkal bakteri.

Kulit ayam

Penikmat kulit ayam juga cukup banyak. Bahkan, seseorang bisa dengan sengaja secara khusus mengonsumsi bagian kulitnya saja. Padahal, konsumsi kulit ayam secara berlebihan juga tidak baik. Karena pada bagian tersebut banyak mengandung antibiotik hormon dan toksin yang larut dalam lemak kulit. Sehingga lemak yang meningkat dapat berpotensi terkena risiko obesitas dan meningkatnya kolesterol jahat.

Sayap ayam

Sayap ayam atau chicken wings juga banyak diminati orang. Namun, pada bagian ini sebaiknya juga perlu dihindari untuk dikonsumsi secara sering. Terlebih karena sayap ayam dipercaya paling banyak terkontaminasi obat-obatan. Di mana obat-obatan yang terserap pada sayap ayam ini jika terlalu sering dikonsumsi bisa berisiko terkena penyakit kanker.

Hati dan ampela

Selain bagian luar, bagian dalam atau jeroan ayam juga diminati masyarakat. Beberapa di antaranya seperti hati dan ampela. Bagian ini biasanya digunakan untuk menetralisir racun dalam tubuh. Sehingga kemungkinan sisa racun tersebut masih tertinggal. Itulah kenapa sebaiknya mengonsumsi hati dan ampela tidak terlalu sering. Karena bisa berisiko kolesterol, penyakit jantung, hingga kanker.

Pantat ayam

Selain bagian kepala dan jeroan, nyatanya tak sedikit orang yang juga menyukai bagian pantat atau lebih dikenal dengan sebutan brutu. Bagian ini justru lebih berbahaya karena mengandung banyak sekali lemak. Selain itu, pantat ayam juga mengandung getah bening yang jika dikonsumsi terlalu sering dapat memicu timbulnya kanker. (fyi/ian)

Apa Reaksi Anda?

Komentar