Iklan Banner Sukun
Ragam

4 Jenis Jamur Tak Beracun Dan Bisa Dikonsumsi Sehari-Hari

(Foto: LegioSeven, pexels)

Surabaya (beritajatim.com) – Belakangan jamur menjadi salah satu makanan yang peminatnya terus meningkat. Pembudidayaan jamur tiram pun banyak berkembang di masyarakat. Meski, jauh sebelumnya jamur memang sudah menajdi salah satu makana yang akrab dengan masyarakat. Seperti jamur barat dan jamur kuping yang mudah kita temui dan tumbuh di batang tumbuhan yang sudah tumbang.

Namun, tak semua jamur bisa dimakan. Ada beberapa yang bisa menyebabkan mabuk, ada juga yang beracun. Nah, agar tidak salah berikut ini adalah beberapa jenis tanaman jamur yang bermanfaat dan bisa dikonsumsi.

Jamur Kancing

Jenis ini memiliki nama latin Agaricus bisporus. Seperti namanya, jenis jamur yang satu ini memiliki bentu hampir menyerupai kancing celana jeans. Rasanya yang gurih saat diolah, membuat jamur kancing banyak dijadikan sebagai campuran dalam membuat capcay. Kandungan nutrisinya yang melimpah, membuat jamur ini baik untuk mengendalikan kadar gula darah bahkan bisa menurunkan risiko kanker.

Jamur Shiitake

Berasal dari Asia Timur, jamur shiitake ini sudah terkenal dan memang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jamur ini juga menjadi sala satu jamur yang paling banyak digunakan di dunia. Bentuk kepalanya sedikit mirip dengan jengkol dan rasanya mampu menghasilkan umami. Kandungan nutrisinya pun tak kalah istimewa, bahkan asam amino yang terkandung di dalamnya setara dengan yang ada di dalam daging sapi. Sehingga banyak yang menggunakan jamur ini untuk membuat makanan vegan seperti daging sapi.

Jamur Tiram

Jamur tiram adalah jamur yang memiliki bentuk lebar, bergerombol bak payung dan menyerupai cangkang tiram. Berwarna putih, jamur ini mudah ditemui di mana saja bahkan di warung terdekat. Rasanya yang gurih membuat jamur tiram tak hanya diolah sebagai sayur, namun juga digoreng dengan tepung dan disantap sebagai jamur krispi. Bagi masyarakat Cina, jamur jeis ini dianggap bisa meningkatkan kekebalan tubuh karena nutrisinya yang kaya dan rendah gula.

Jamur Kuping

Umumnya, jamur ini banyak ditemukan dalah olahan tekwan atau sup kimlo. Disebut dengan jamur kuping lantaran bentuknya yang lebar bagai daun telinga manusia. Tapi warnanya cenderung cokelat dan kehitaman. Protein yang dimiliki jamur kuping lebih banyak dibanding jamur lainnya, begitu pula dengan kandungan mineralnya. Jamur kuping juga rendah lemak namun kaya serat sehingga baik untuk kesehatan.

Apakah diantara kalian pernah mencicipi olahan jamur di atas? Usahakan untuk membeli jamur yang dijual di supermarket dan sudah pasti kandungannya ya, karena memetik jamur sembarangan bisa berujung pada keracunan. [mnd/tur]


Apa Reaksi Anda?

Komentar