Iklan Banner Sukun
Ragam

3 Penyebab Lamaran Kerja Selalu Ditolak, Terakhir Jarang Diperhatikan

Ilustrasi orang yang stress karena ditolak pekerjaan. (Tim Gouw, Unsplash)

Surabaya (beritajatim.com) – Mencari pekerjaan menjadi kebutuhan setiap orang khususnya mereka yang baru saja menyelesaikan masa studi. Sebagai seorang pelamar kerja, tentu saja memiliki harapan yang kuat untuk diterima sehingga mendapatkan pekerjaan.

Sama halnya sebuah pilihan dan kemungkinan akan selalu ada yang diterima atau sebaliknya. Ketika kamu mengalami penolakan terhadap lamaran kerja yang telah dikirimkan, tidak perlu merasa sedih atau menyerah bahkan tidak percaya diri dengan lamaran selanjutnya.

Tentu saja, selalu ada alasan dan kemungkinan mengapa lamaranmu ditolak oleh perusahaan. Faktornya penyebab penolakan itu bukan hanya karena satu hal, tapi berbagai macam yang perlu kamu ketahui untuk dapat diperbaiki.

1. Skill Tak Sesuai

Dalam mencari tim suatu perusahaan, mereka tentu sudah memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Kemungkinan lamaran kerjamu ditolak bisa jadi karena perbedaan antara skill yang dicari dengan kemampuan yang kamu miliki. Tapi bukan berarti kamu tidak cukup baik, ini hanya masalah pemenuhan kebutuhan.

Sama halnya dengan mencari pasangan hidup, perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan akan memilih pekerja yang sesuai dengan posisi yang akan ditempatkan. Maka dari itu, mereka akan memilih yang cocok dan sesuai dengan standar yang diinginkan.

2. Kuota Terbatas

Perhatikan baik-baik bahwa lamaran kerja yang mengalami penolakan bukan berarti kamu tidak baik. Salah satu penyebab lainnya adalah kuota yang disediakan terbatas sehingga mereka harus menerima yang terbaik.

Namun, hal ini tidak perlu kamu pikirkan terlalu berlebihan atau membuat mentalmu menjadi lemah. Faktanya, dalam dunia kerja ada berbagai persaingan, bahkan sejak proses lamaran pekerjaan. Jika kamu belum berjodoh dengan perusahaan itu, coba cari perusahaan lain.

3. Citra Medsos Buruk

Saat ini, kita akan mudah menilai kepribadian orang melalui media sosial yang mereka gunakan. Tanpa disadari, ternyata dalam proses penerimaan karyawan, kita memang harus memperhatikan media sosial dan tidak sembarangan menggunakannya.

Ketika kita memposting sesuatu yang kurang baik, maka ini menjadi penilaian tersendiri dari perusahaan. Apalagi jika perusahaan sudah mengetahui semua akun media sosial kita, ini menjadi alasan atau penyebab lamaran kerjamu ditolak.

Tentu saja, mereka tidak akan dengan mudah mempekerjakan orang dengan kepribadian yang kurang baik. Pasalnya, mereka tidak mau mengambil risiko jika ada salah satu tim yang kurang bijak bermedia sosial. (PRD/ian)


Apa Reaksi Anda?

Komentar