Untag Surabaya Laksanakan Pembinaan Rumah Jamur di Tuban

Surabaya – Tim Pengabdian Masyarakat Untag Surabaya telah melaksanakan pembinaan salah satu UMKM di Kampung Ronggolawe, Desa Mojomalang, Kabupaten Tuban. UMKM yang dituju untuk dibina yaitu UMKM Rumah Jamur ‘Yu Lis’.

Pengabdian ini diketuai oleh Beta Puspitaning Ayodya dengan Anggota Anggraeny Puspaningtyas, Nabilla Larasati, dan Nunki Bias Nirwani. Fokus Pembinaan UMKM sejalan dengan Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang mana Pemerintah pusat mendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai motor ekonomi rakyat yang dapat mendongkrak pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional.

Di masa pandemi ini, UMKM menjadi fokus pada pengentasan kemiskinan dan penyelesaian masalah PHK. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban tahun 2019 mencapai 75.536 UMKM. Ironinya, di Kampung Ronggolawe, Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan belum banyak motivasi warga untuk membuka usaha sendiri. Padahal, banyak sekali potensi yang berasal dari pertanian masyarakat desa contohnya seperti Hasil budidaya jamur tiram.

Hasil budidaya jamur tiram ini di olah oleh warga menjadi kripik jamur yang di pasarkan di pasar tradisional dan sekitarnya. Pemerintah desa beserta warga mengatakan bahwa mereka membutuhkan setidaknya pembinaan dalam hal meningkatkan kuantitas dan kualitas pada produk Jamur Tiram.

Permasalahan lainnya ada pada UMKM Rumah Jamur ‘Yu Lis’ yang mana pengelolaan UMKM Rumah Jamur “Yu Lis” masih sangat tradisional, hal ini disebabkan oleh minimnya modal usaha, tidak ada alat yang mumpuni untuk digunakan seperti alat penyaringan yang kurang memadai, kurang adanya pengetahuan tentang membesarkan bisnis, kurangnya inovasi produk, serta kesulitan dalam hal pemasaran produk.

Selain itu, kondisi cuasa dan Sumber Daya Alam yang kurang seperti minimnya air disaat musim kemarau dan hanya mengandalkan air hujan di musim penghujan bagi daerah-daerah yang kering di Desa Mojomalang. Sebagai langkah dalam upaya meminimalisir faktor penghambat yang membuat UMKM Rumah Jamur Desa Mojomalang sulit berkembang, maka Tim Pengabdian Masyarakat melakukan survey hingga pembinaan di Desa Mojomalang terkait UMKM.

Berdasarkan permasalahan yang terangkum selama survey. Maka tim pengabdian Untag Surabaya memberikan berbagai solusi dan bantuan berupa alat Produksi Spinner untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Melakukan Pembinaan dan Pelatihan yang mengenalkan tentang pentingnya UMKM dan menjadikan UMKM Rumah Jamur sebagai pelopor.

Memberikaan pembinaan terkait pembukuan keuangan berbasis komputerisasi akutansi bisnis, serta memberikan branding dengan cara memberikan desain kemasan yang baik dan strategi pemasaran secara offline atau online.

Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh Untag Surabaya dilaksanakan dengan startegi yang matang pada masa kegiatan new normal dan dilaksanakan dengan berhati-hati dan taat akan prokes (protokol kesehatan). (ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar