Topik Menulis Kreatif Diminati dalam Webinar

Sejak wabah Corona melanda masyarakat dunia, khususnya masyarakat Indonesia, Webinar menjadi kegiatan akademik yang cukup populer dimana narasumber dan peserta seminar tidak perlu tatap muka secara fisik, melainkan duduk diam didepan layar laptop atau smartphone menggunakan jaringan internet secara online.

Sebagai penyedia layanan pendidikan bahasa dan sastra Inggris, Program Studi Sastra
Inggris Untag Surabaya berkerja sama dengan empat universitas, yaitu Southern Cross University
Australia, Hebei Foreign Studies University China, Universitas Ciputra Surabaya, dan Universitas Sintuwu Maroso Poso menyelenggarakan webinar internasional secara gratis untuk umum yang bertema ‘Menulis Kreatif dalam Mode Pembelajaran Daring’ pada hari Kamis [18/06/2020].

Menulis kreatif (creative writing) merupakan topik yang banyak didiskusikan di bidang akademik,
publikasi, dan kesastraan. Menulis kreatif juga merupakan salah satu pilihan mata kuliah di kurikulum era digital di berbagai negara.

Di Australia, Amerika, dan Great Britain, menulis kreatif dianggap disiplin ilmu tersendiri –bukan serpihan dari disiplin ilmu lainnya.

Engle (1999) dalam tulisannya ‘The Writer and the Place’ menyebutkan bahwa menulis kreatif adalah disiplin ilmu tersendiri yang banyak ditawarkan di level pendidikan universitas.

Dalam mengajarkan menulis kreatif, khususnya sastra puisi digital pada pelajar Indonesia,
Dr. John Charles Ryan, salah satu pemateri pada webinar ini mengungkapkan perlu adanya “penyesuaian (adaptation), kreativitas (creativity), dan inovasi (innovation)“ agar capaian pembelajarannya dapat terpenuhi.

Dr. John Charles Ryan, Associate Professor di Southern Cross University Australia

Pemateri pada webinar internasional ini adalah para praktisi, peneliti, penulis, dan akademisi yang
berkecimpung di tulisan serta proses menulis kreatif.

Misalnya, Dr. John Charles Ryan, Associate Professor di Southern Cross University Australia, adalah seorang sastrawan dan peneliti yang menulis secara ekstensif tentang kehidupan tanaman dan hubungan manusia di dunia alam.

Prihandari Satvikadewi adalah penulis cerita pendek yang cukup produktif menulis di berbagai media massa, selain profesinya sebagai dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untag Surabaya dan menjadi pengajar Creative Writing di Program Studi Sastra Inggris Untag Surabaya.

Niki Raga Tantri adalah dosen writing yang mengajar secara online di Hebei Foreign Studies University China dan Universitas Terbuka Jakarta, serta seorang trainer pembelajaran online.

Begitu juga dengan Natalia Christiani dari Universitas CIputra Surabaya dan Novalita F Tungka dari Universitas Sintuwu Maroso Poso, keduanya adalah akademisi yang cukup aktif menulis dan aktif terlibat dalam pembelajaran menulis online.

Webinar ini diikuti oleh 647 peserta yang berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Malaysia. Dari jumlah peserta diatas, sebagian mengikuti webinar melalui Zoom Webinar dan sebagian mengikuti via YouTube live streaming.

Dalam isian formulir feedback kegiatan, 75% peserta menyatakan kegiatan webinar ini sangat berguna, 85% menyatakan pematerinya sangat kompeten pada topik yang disampaikan, 67% menyatakan organisasi penyelenggaraan kegiatan webinar cukup baik, dan topik yang diharapkan untuk webinar mendatang meliputi Public Speaking, Academic Writing, Digital Learning Media, Muticultural Online Learning, Writing Journal articles, dan beberapa topik lainnya yang cukup bervariasi.(ted)

Pariyanto
Fakultas Ilmu Budaya
Untag Surabaya

Apa Reaksi Anda?

Komentar