‘Shining Health’ Sebagai Wujud Peningkatan Pelayanan Prima di Puskesmas Sisir

IMG-20190707-WA0010
Taman Limbah dan Refleksi yang berada di depan Puskesmas Sisir, Sabtu (6/7/2019)

Batu (beritajatim.com) – Proyek perubahan bertema ‘Shining Health’ yang digagas Farida Nurhayati, Kepala Sub Bagian TU, berdampak sangat besar pada Puskesmas Sisir.

‘Shining Health’ merupakan suatu inovasi, dimana tujuannya untuk merubah karakter kerja dan budaya kerja supaya lebih baik di Puskesmas. Farida menuturkan bahwa selama ini banyak issu yg berkembang di masyarakat bahwa petugas Puskesmas terkesan kurang ramah dan pelayanan pun terkesan seadanya. Hal ini sebenarnya di sebabkan karena beban kerja yang banyak sehingga menimbulkan stress kerja, dari permasalahan itulah yang menginspirasi beliau untuk membuat program ini.

Farida juga menjelaskan bahwa ketika beliau menjalani diklat pimpinan IV pada bulan Maret kemarin, beliau sudah memiliki ancang-ancang untuk membuat program ini. Kemudian untuk penerapannya baru berjalan dari bulan Juni lalu. Meskipun masih terbilang baru, namun beliau berusaha semaksimal mungkin untuk tetap menjaga dan mempertahankan program ini agar terus berjalan hingga seterusnya.

“Ini sebenarnya masih proyek perubahan di diklat pimpinan IV saya, tapi sudah saya terapkan disini dan alhamdulillah dampaknya luar biasa besar. Kita semakin solid dan team-work kita juga sangat baik, pastinya hal tersebut juga berdampak pada pasien kita”, ujar Farida Nurhayati, Kepala Sub Bagian TU, Sabtu (6/7/2019).

Ada lima unsur yang terdapat didalam program ini, diantaranya; 1. Clean Table Policy, yaitu program dimana para staf dan pegawai Puskesmas diharuskan untuk membersihkan sampah yang ada di meja dan ruangan mereka, tidak hanya membersihkan, mereka juga harus merapikan buku-buku pada rak khusus setiap pulang kerja. 2. Tambah Ker (Taman Limbah Keren) Limbah yang awalnya berbahaya karena banyaknya kuman dan zat-zat berbahaya, kini disulap menjadi taman edukasi yg indah dan tentu saja tidak berbahaya lagi bagi kita. 3. Taksi (Taman Refleksi), yaitu berupa batu yang ditanam-tanam didalam tanah yang dibuat untuk merefleksi kaki ketika kita menginjaknya. 4. Healthy Garden, yaitu taman kesehatan dimana didalamnya ada taman buah didepan, taman toga dibelakang, dan Vertical Garden untuk menambah kesan estetis. 5. Fun Health, yaitu senam peregangan yang dilakukan setiap pukul 10 Pagi selama 5 menit saja, para pegawai dan pasien diharuskan mengikuti senam ini, karena senam ini sangat ringan dilakukan bahkan sambil duduk juga bisa.

Farida menuturkan bahwa dana yang diperoleh dari program ini berasal dari kesadaran tiap pegawai. Ada yang menyumbang pot bunga, ada yang menyumbang uang tunai dari lima ribu rupiah hingga satu juta rupiah. Jadi program ini bisa sukses berkat kepedulian sesama karena rasa saling memiliki pada Puskesmas ini.

“Ya awalnya memang sulit menerapkan seluruh program ini. Saya melakukannya secara bertahap, akhirnya lama-kelamaan para pegawai yang lain juga tergerak untuk ikut membantu menerapkan program ini dan akhirnya hingga saat ini program ini dapat terlaksana dengan baik”, imbuhnya.

Harapan kedepannya, agar unsur-unsur yang ada di dalam program ‘Shining Health’ ini bisa menjadi percontohan bagi Puskesmas-puskesmas dan UPD lain,”pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?

Komentar